PEPO.id - Anggota DPR sekaligus pelawak Eko Patrio memberikan klarifikasi terkait pandangan bahwa dirinya berperan besar dalam tren artis bergabung ke dunia politik. Kini menjabat sebagai Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN), Eko mengaku banyak seniman yang datang menemuinya untuk membahas tentang partai politik.

"Pertama, saya klarifikasi dulu, banyak pekerja seni yang datang ke rumah untuk tanya soal masuk partai. Saya hanya menjelaskan," kata Eko melalui kanal YouTube TransTV, Rabu (30/10/2024).

Eko membantah dirinya mengarahkan para artis tersebut untuk bergabung dengan PAN. Menurutnya, meski banyak yang berdiskusi dengannya, keputusan partai tetap diambil masing-masing individu.

Baca Juga: Chicco Jerikho Ungkap Kebahagiaan Memiliki Istri Seperti Putri Marino

"Saya nggak pernah memaksakan mereka harus ke partai saya. Misalnya, Gilang Dirga dan Ramzi akhirnya bergabung dengan partai berbeda," ujar Eko.

Eko juga menyebutkan contoh lain, seperti Denny Cagur yang berkonsultasi dengannya, tetapi memilih partai yang berbeda. Ia menekankan bahwa dirinya hanya memberikan edukasi mengenai seluk-beluk berpolitik kepada para pekerja seni yang berminat.

"Saya malah memberikan gambaran mengenai karakteristik partai-partai yang ada, jadi mereka bisa memilih yang paling cocok," tambahnya.

"Kalau Pasha Ungu, Uya Kuya, Dessy Ratnasari, Primus mungkin merasa chemistry-nya lebih sesuai dengan partai saya," lanjutnya.

Baca Juga: Teuku Zacky Mengungkap Penyesalan atas Jodohkan Baim Wong dan Paula Verhoeven

Sebagai rekan yang sudah lama berkecimpung di politik, Eko merasa penting memberikan edukasi kepada para artis agar memahami apa yang akan mereka hadapi jika bergabung dalam partai politik.

Eko Patrio telah menjabat sebagai anggota DPR selama empat periode sejak 2009. Saat ini, ia juga merupakan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, dan terpilih sebagai Sekjen PAN untuk periode 2024-2029, menggantikan Eddy Soeparno.

 

(Muhammad Ali)