Pepo.id-- Kasus antara Lolly, anak Nikita Mirzani, dan Mail, asisten Nikita Mirzani, semakin rumit dengan terungkapnya berbagai isu di media sosial.
Mail mengungkapkan berita tentang kehamilan Lolly, yang menambah ketegangan di antara mereka.
Lolly, merasa Mail hanya memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan dan menuduh Mail sengaja membongkar aibnya untuk menutupi isu lain.
Baca Juga: Udah Waktunya Bogor Glowing, Deklarasi Dokter Rayendra-Eka Maulana Maju di Pilkada Kota Bogor 2024
Di sisi lain, Nikita Mirzani juga menunjukkan kekecewaannya terhadap Lolly, menyebutkan bahwa dirinya merasa menyesal atas keputusan memiliki Lolly dan merasa dicemooh oleh netizen.
Dalam pandangan psikologi, situasi ini menggambarkan konflik emosional yang mendalam antara ibu dan anak, terutama di usia remaja Lolly, yang mencari kemandirian namun belum sepenuhnya matang dalam mengambil keputusan.
Nikita merasa sakit hati karena merasa sudah memberikan segalanya untuk Lolly, sementara Lolly mencoba menunjukkan kemandirian dan mungkin merasa tertekan oleh ekspektasi ibunya.
Baca Juga: PECAH ABIS!! The Boyz Gelar World Tour-nya di Indonesia
Konflik ini memperlihatkan betapa kompleksnya hubungan antara ibu dan anak, terutama ketika terjebak dalam situasi yang penuh tekanan publik dan pribadi.
Nama Azizah disebut dalam konflik ini terkait dengan tudingan Lolly terhadap Mail. Lolly menduga bahwa Mail sengaja mengungkap isu kehamilannya untuk mengalihkan perhatian dari isu perselingkuhan yang melibatkan Azizah, yang sempat menjadi viral sebelumnya.
Lolly merasa bahwa Mail menggunakan berita kehamilannya sebagai cara untuk menutupi masalah lain yang berkaitan dengan Azizah, yang diduga terkait dengan kontroversi atau skandal yang melibatkan Azizah dan mencuri perhatian publik.
Baca Juga: DISERANG VISUAL!! Majalah Dazed Korea bagikan foto Seulgi Red Velvet.
Hal ini membuat Loli merasa dijadikan kambing hitam oleh Mail dalam upaya untuk menjaga nama baik atau mengurangi dampak negatif isu perselingkuhan yang melibatkan Azizah.
(Selvia Damayanti)

