PEPO.id -- Kartika Putri angkat bicara mengenai ucapannya yang mau melihat pasangan calon (Paslon) presiden dan wakil presiden dipilih dari merdu tidaknya mengaji.
Kartika menjadi bahan olokan warganet di media sosial karena video yang viral di media sosial belakangan ini.
Kartika Putri membeberkan kemauannya itu terbesit usai dirinya melihat rekaman Presiden Turki tengah mengaji.
Kartika melihat bahwa presiden tersebut memiliki suara yang sangat merdu sehingga membuatnya berpikir bahwa Presiden Indonesia pun seharusnya bisa melakukan hal yang sama.
Baca Juga: Wah, Ini Dia Perbedaan CPU Dan GPU Yang Wajib Anda Ketahui
Terlebih, pasangan Capres dan Cawapres dalam pemilu sekarang seluruhnya memeluk agama Islam. Karena itulah, dirinya mengungkapkan keinginannya pada publik.
"Ini kan kebetulan banget, qadarullah banget, paslon enam-enamnya kan seorang muslim dan juga negara kita juga negara mayoritas nomor 1 muslim terbesar di dunia. Jadi nggak ada salahnya dong kalau seandainya kita ini ingin setiap paslon untuk dengar ngaji?" jelas Kartika Putri di Instagram story, Selasa 23 Januari 2024.
Istri Habib Usman tersebut tidak memungkiri bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk berbagai agama.
Namun begitu, dirinya melihat semua paslon yang beragama Islam itu sehingga menganggap mereka semua bisa ngaji seperti orang Islam pada umumnya.
"Kecuali ada salah satu yang beda agama terus saya suruh ngaji baru saya nggak waras gitu," tambahnya.
Ungkapan Kartika Putri tentang keinginan mendengar paslon mengaji lantas dihujat oleh para netizen.
Semua pendukung paslon merasa permintaan Kartika Putri kurang masuk akal dan menjurus ke salah satu agama saja tanpa memikirkan agama yang lainnya.
Oleh karena itu, Kartika Putri jadi punya pikiran negatif tentang alasan netizen mati-matian membela paslon pilihan mereka.
"Saya sih berpendapat jangan-jangan paslon dukungannya nggak bisa ngaji makanya panik? Jadinya kita prasangka yang nggak baik," kata Kartika Putri.
Bersamaan dengan penjelasan soal niatnya mendengar para paslon mengaji, Kartika Putri mengingatkan netizen supaya tidak berlebihan memberikan dukungan kepada mereka.
Karena, boleh jadi hujatan yang dilontarkan pada orang lain malah menjadi dosa bagi diri sendiri.
"Jadi tolong kalau komentar itu jangan terlalu mengagungkan paslonnya lah karena dosa mah masing-masing," tuturnya.

