PEPO.id - Pinkan Mambo menjelaskan mengapa suaminya masih diperbolehkan masuk ke rumah meski diusir dari rumah setelah putri mereka Michelle Ashley menjadi korban pelecehan seksual.
Pinkan Mambo tidak ingin menghalangi pertemuan ayahnya dengan Michelle Ashley.
"Nggak ada ibu yang terima digituin, anaknya sakit, ibunya lebih sakit, karena saya ciumin MA dari baby, semuanya serba buat MA. MA tuh terlalu disayang. Jadi, nggak ada ibu yang kayak gitu," kata Pinkan Mambo saat ditemui di kawasan Transmedia, Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (1/8).
"Saya juga memikirkan, kan, suami saya punya tiga baby yang tadi itu. Nah, itu, kan dia ada kebutuhan lihat papanya jadi teman-teman kalau di posisi aku gimana coba?" lanjut Pinkan Mambo.
Baca Juga: Tips Menyembuhkan Sakit Gigi pada Malam Hari yang Biasa Mengganggu Waktu Istirahat
Pinkan Mambo menjelaskan, alasan dia belum menceraikan suaminya selama ini adalah karena pernikahannya dilangsungkan di Amerika Serikat.
Pinkan Mambo mengatakan bahwa untuk bercerai, dia perlu menghabiskan banyak waktu dan uang.
Pinkan Mambo mengatakan proses pengurusan surat cerai sedang berjalan, namun karena pernikahan digelar di Amerika Serikat, prosesnya tidak bisa diselesaikan dengan cepat.
Ia juga berharap memiliki teman yang bisa membantu proses perceraiannya.\
Baca Juga: Tips Mendapatkan Tidur Berkualitas, Dijamin Bikin Nyenyak dan Segar saat Bangun
"(Alasan belum cerai) lebih kepada waktu, bingung, uang, ribet, saya, kan, juga penyanyi, nggak ngerti. Lawyer nggak ngerti, jadi tolong. Jadi saya, tolong jangan dihakimilah ini pembunuhan karakter besar-besaran, saya merasa, saya terganggu dengan statement MA," ucap Pinkan Mambo.
SW, pria yang masih berstatus suami Pinkan Mambo, kini mendekam di penjara karena kasus pelecehan terhadap MA. Pinkan Mambo menegaskan membela sang anak dalam kasus ini.
"Benar (dipenjara karena kasus pelecehan terhadap MA). Tapi saya bela 1.000 persen anak saya," tutur Pinkan Mambo baru-baru ini.
Michelle Ashley memang mengaku pernah mengalami pelecehan saat masih kecil. Pelecehan tersebut dilakukan oleh ayah tirinya sendiri, yaitu Steve Wantania.***

