PEPO.id - Istri Ruben Onsu, Sarwendah memposting foto terbaru bersama putra angkatnya, Betrand Peto.
Dalam unggahan foto terbaru, Betrand Peto dan Sarwendah bertukar posisi.
Sarwendah berfoto bersama Betrand Peto mengenakan tas dari label terkenal Hermès.
Mantan Cherrybelle itu terlihat mengenakan tas Hermès saat bepergian bersama Betrand Peto.
Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Jepara Terkenal Enak dan Lezat, Cocok untuk Dijadikan Tempat Bukber
Dalam foto-foto yang tersebar, terlihat Sarwendah dan Bentrand Peto terlihat seperti sedang berfoto selfie di depan cermin.
Antara Sarwendah dan Betrand Peto kompak berpenampilan kasual, dengan Betrand Peto memakai celana panjang hitam dan sweater cokelat juga topi hitam.
Lalu Sarwendah memakai celana panjang putih, cardigan abu gelap, dan sambil menjinjing sebuat tas.
Akun Instagran Hermes Selebriti mengungkap kalau tas yang digunakan Sarwendah ternyata berupa Hermes birkin 30 ebene clemence leather and toile canvas with gold hardware keluaran tahun 2006.
Baca Juga: Ide Jualan Takjil saat Puasa Ramadhan, Hanya Butuh Modal Rp200 Ribuan Bisa Untung Banyak
Tas itu berwarna cokelat tua pada bagian atas. Sementara bagian tengah ke bawah lebih berwarna cokelat muda.
Akun Instagram tersebut diketahui, harga tas Sarwendah menyentuh angka 106.250 dolar Hong Kong atau setara 212,5 juta rupiah.
Hermes memang termasuk brand fashion ternama di dunia. Terlebih tas Hermes seri Birkin juga salah satu yang terbaik dan termahal dari brand asal Paris tersebut.
Tas Hermes seri Birkin disebut memiliki kemewahan yang mutlak. Bahkan diyakini bisa jadi investasi yang lebih baik daripada emas atau pasar saham.
Baca Juga: Ternyata Biaya Makan Hewan Alshad Ahmad Lebih Mahal dari Mas Kawin Nissa Asyifa
Dikutip dari Business Insider, tas termahal di dunia rupanya tas Hermès seri Himalaya Birkin yang dijual seharga 500.000 dolar atau setara (Rp7,5 miliar).
Hermes Birkin sudah menjadi salah satu tas eksklusif dan paling dicari saat ini. Tapi rupanya, tas tersebut sempat tidak terlalu populer saat pertama kali diluncurkan.
Baru pada tahun 90-an, Birkin menjadi salah satu tas andalan hingga sekarang. Bahkan disebut sebagai simbol status sosial tertinggi.
Walau banyak publik figur mengenakan tas Hermes Birkin, seri tersebut rupanya tetap diproduksi secara ekslusif dan ridak sembarangan.
Hermès terbatas jumlah tas Birkin yang dapat dibeli klien per tahun. Dedikasi untuk menjaga eksklusivitas tas tersebut yang menjadi jaminan dan perbedaan permintaan serta akses yang membuat tas itu menjadi sangat mahal.***

