PEPO.id - Ketika seseorang mengalami sakit kepala atau migrain, hal tersebut dapat mengganggu dan menghambatnya untuk melakukan aktivitas secara maksimal. Makanan dan minuman bisa memicu kondisi ini.
Menurut Migraine Research Foundation, makanan pemicu migrain hanya muncul jika dikombinasikan dengan pemicu lain. Namun, kombinasi dan pemicu ini seringkali bersifat individual sehingga menyulitkan penelitian.
Seperti dilansir dari laman heathline, setidaknya ada beberapa pemicu umum yang dapat menyebabkan atau berkontribusi terhadap episode migrain pada beberapa orang.
Baca Juga: 8 Ide OOTD Rok Plisket, Dapatkan Kesan Girly dengan Mix and Match yang Menawan
1. Kafein
Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan migrain atau sakit kepala. Namun, American Migraine Foundation mengatakan kafein sebenarnya bisa membantu menghentikan serangan migrain. Penggunaan sesekali juga dapat meredakan sakit kepala.
2. Pemanis Buatan
Banyak makanan olahan yang mengandung pemanis buatan. Ini adalah pengganti gula yang ditambahkan ke makanan dan minuman untuk mempermanisnya. Namun pemanis ini bisa menyebabkan migrain. Aspartam khususnya dianggap memicu migrain.
3. Alkohol
Alkohol adalah produk umum yang dianggap memicu migrain. Menurut sebuah penelitian, lebih dari 35 persen penderita migrain mengatakan alkohol adalah salah satu pemicu umum mereka.
Anggur merah khususnya dilaporkan menjadi pemicunya, dengan lebih dari 77% peserta menyebut alkohol sebagai pemicunya. Alkohol dapat menyebabkan dehidrasi, yang merupakan penyebab utama sakit kepala.
4. Coklat
Menurut American Migraine Foundation, coklat dianggap sebagai pemicu serangan migrain paling umum kedua setelah alkohol. Mereka mengatakan penyakit ini mempengaruhi sekitar 22 persen orang yang mengalami migrain.
Cokelat mengandung kafein dan beta-phenylethylamine, yang dapat memicu sakit kepala pada beberapa orang.
5. Daging yang Diawetkan
Daging yang diawetkan, termasuk daging deli, ham, hot dog, dan sosis mengandung bahan pengawet yang disebut nitrat, yang menjaga warna dan rasa.
Makanan tersebut dapat melepaskan oksida nitrat ke dalam darah, yang diduga dapat melebarkan pembuluh darah di otak. Ada beberapa bukti bahwa oksida nitrat dapat menyebabkan atau berkontribusi terhadap migrain.***


