PEPO.id - Kolesterol tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan penyakit arteri perifer.
Namun, banyak orang yang tidak menyadari kadar kolesterol tinggi karena penyakit ini tidak memiliki gejala yang khas.
Seperti dirangkum dari berbagai sumber, ada sejumlah tanda kolesterol tinggi di kaki yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah muncul rasa kram di malam hari.
Baca Juga: Gegara Tak Restui Aldila Jelita dan Indra Bekti Rujuk, Marjam Abdurrahman Dilarang Temui Cucunya
1. Nyeri Kaki
Sakit kaki adalah gejala umum kolesterol tinggi. Mengutip laman kesehatan, nyeri ini terjadi ketika arteri tersumbat kolesterol sehingga menghalangi aliran darah ke kaki.
Nyeri ini bisa terjadi di bagian kaki mana saja, termasuk betis. Biasanya, kondisi ini terjadi setelah seseorang melakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki atau menaiki tangga.
2. Kaki Dingin
Kadar kolesterol yang tinggi juga bisa membuat kaki terasa dingin, meski saat cuaca panas. Biasanya, aliran darah membantu menjaga tungkai dan kaki Anda tetap hangat.
Namun, ketika arteri tertentu tersumbat oleh kolesterol dan lemak, tubuh kesulitan memompa darah ke area lain, termasuk kaki. Hal inilah yang menyebabkan kaki Anda terasa dingin.
Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Mie Lethek Goreng, Cita Rasa Unik dan Menggugah Selera
3. Luka Sulit Sembuh
Kaki seseorang mungkin mengalami cedera ringan saat beraktivitas sehari-hari. Namun jika lukanya sulit disembuhkan, Anda perlu tahu lebih banyak.
Luka kecil yang sulit disembuhkan seringkali disebabkan oleh sirkulasi yang buruk. Gangguan aliran darah ini mungkin disebabkan oleh tingginya kolesterol dalam tubuh.
4. Kram di Malam Hari
Berikutnya ada kram di malam hari. Kondisi ini bisa menyerang bagian seperti tumit, telapak kaki, hingga jari-jari kaki.
Untuk mengurangi rasa nyerinya, Anda bisa membiarkan kedua kaki menggantung ke bawah. Dalam hal ini, biarkan gravitasi membantu mengalirkan darah ke ujung-ujung kaki.
Baca Juga: Tak Beri Pintu Maaf untuk Indra Bekti, Ibunda Aldila Jelita: Anak Saya Bukan Mainan
5. Perubahan Warna Kulit
Aliran darah yang terganggu juga dapat mengakibatkan perubahan warna kulit pada kaki hingga bagian kukunya. Hal ini terjadi karena sel-sel pada kaki kekurangan oksigen dan komponen lain yang terhambat.
Pada warna kulit, bisa muncul endapan warna kekuningan di dekat bagian bawah kaki. Sementara di bagian kuku, kondisi ini juga dapat membuatnya menebal atau sedikit berubah bentuk.***


