PEPO.id - Berendam dalam air es usai latihan fisik kini menjadi pemandangan umum di kalangan atlet profesional. Meski terdengar ekstrem, terapi ini dipercaya memberikan berbagai manfaat untuk tubuh, mulai dari pemulihan otot hingga mendukung kesehatan mental.

Metode yang disebut sebagai ice bath atau rendaman air dingin ini lebih dari sekadar kebiasaan rutin. Banyak atlet mengandalkan terapi ini untuk mempercepat pemulihan setelah aktivitas berat seperti pertandingan atau latihan intens.

Ice bath dilakukan dengan cara merendam tubuh dalam air dingin atau berisi es dalam waktu tertentu. Tujuannya bukan untuk membersihkan tubuh, melainkan merangsang proses pemulihan melalui paparan suhu rendah.

Baca Juga: Manfaat Buah Semangka Bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Meredakan Nyeri Otot

Saat tubuh masuk ke dalam air dingin, sistem saraf merespons dengan membuat pembuluh darah menyempit. Efek ini membantu menurunkan aliran darah ke jaringan yang meradang dan mengurangi pembengkakan akibat latihan fisik.

Paparan air es juga menurunkan ambang nyeri, sehingga otot terasa lebih nyaman dan proses pemulihan terasa lebih cepat. Tak heran jika terapi ini kerap digunakan sebagai penanganan awal setelah cedera olahraga.

Manfaat Berendam Air Es:

Salah satu manfaat utama dari terapi ini adalah membantu meredakan nyeri pada otot. Studi oleh Fonseca dkk. pada atlet jiu-jitsu menunjukkan bahwa ice bath membantu menurunkan kadar lactate dehydrogenase (LDH), penanda kerusakan otot, serta mengurangi rasa sakit setelah latihan.

Baca Juga: 5 Manfaat Berjemur di Pagi Hari: Dari Kesehatan Mental hingga Perlindungan Tulang

Ice bath juga bermanfaat dalam mengurangi peradangan. Penelitian tahun 2021 menemukan bahwa air dingin dapat meredam inflamasi akibat latihan, meski ada catatan bahwa pada beberapa latihan seperti latihan daya tahan, efek ini dapat menghambat adaptasi tubuh.

Ice bath juga dikenal mampu menurunkan suhu inti tubuh secara efektif, terutama usai aktivitas fisik berat. Ini membantu mencegah heat stroke dan menjaga kestabilan suhu tubuh agar tidak mengalami kelelahan karena panas berlebih.

Manfaat lain yang mulai diperhatikan adalah dampaknya terhadap kekebalan tubuh. Studi kecil menunjukkan bahwa kombinasi ice bath, teknik pernapasan, dan meditasi dapat membantu tubuh lebih tahan terhadap infeksi bakteri.

Baca Juga: Kesehatan Mental Harus Dijaga agar Pikiran dan Hidup Lebih Seimbang, Berikut 5 cara menjaganya

Tak hanya fisik, ice bath juga berpengaruh pada kesehatan mental. Dalam penelitian pada penderita gout, berendam empat kali seminggu selama 20 menit diketahui mampu menurunkan tingkat stres, kecemasan, dan depresi, serta meningkatkan mobilitas sendi.

Cara Melakukan Ice Bath dengan Aman:

Hingga kini, belum ada pedoman baku terkait suhu optimal atau lama waktu terbaik untuk berendam. Namun, banyak praktisi menyarankan untuk menjaga suhu air antara 10 hingga 15°C dan durasi berendam sekitar 5–10 menit.

Langkah-langkahnya antara lain: siapkan air hangat dalam bak mandi, lalu tambahkan es batu perlahan. Gunakan pakaian yang nyaman, seperti kaos dan celana pendek. Setelah suhu tercapai, masuk secara perlahan dan atur waktu berendam.

Baca Juga: Jenis Tanaman Hias yang Baik untuk Kesehatan Mental, Bisa Meningkatkan Mood

Setelah selesai berendam, segera keringkan tubuh dan gunakan pakaian yang hangat. Disarankan untuk melatih tubuh secara bertahap terhadap suhu dingin, misalnya dengan merendam kaki terlebih dahulu sebelum seluruh tubuh.

Risiko yang Perlu Diwaspadai:

Meski banyak manfaatnya, ice bath juga memiliki risiko. Salah satunya adalah dampak pada kesehatan jantung. Suhu dingin bisa memicu peningkatan tekanan darah dan memengaruhi detak jantung, terutama pada penderita hipertensi atau penyakit jantung.

Risiko berikutnya adalah hipotermia, yaitu penurunan suhu tubuh yang berlebihan jika berendam terlalu lama. Kondisi ini bisa menyebabkan kehilangan kesadaran hingga situasi yang mengancam jiwa.

Baca Juga: Bawang Putih Mentah, Rahasia Alami Turunkan Gula Darah dan Jaga Jantung

Selain itu, cedera fisik juga mungkin terjadi jika masuk atau keluar dari air terlalu cepat. Otot yang kaku akibat suhu dingin bisa membuat tubuh kehilangan keseimbangan dan berisiko terjatuh atau terkilir.

Risiko seperti infeksi dan reaksi alergi terhadap air dingin juga penting untuk diwaspadai. Beberapa orang dapat mengalami infeksi saluran pernapasan atau kulit gatal dan bengkak sebagai respons terhadap air dingin.

Sebelum mencoba terapi ini, disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis, terutama jika memiliki riwayat penyakit tertentu. Ice bath sebaiknya dilakukan dengan bijak dan tetap memperhatikan batas toleransi tubuh masing-masing.

Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan Mental Menurut Psikolog, Simak Penjelasan Lengkapnya