PEPO.id - Jepang dikenal sebagai negara dengan budaya hemat dan disiplin yang tinggi, termasuk dalam hal menabung.

Meskipun biaya hidup di Jepang tergolong tinggi, banyak orang Jepang yang mampu mengelola keuangan mereka dengan sangat baik, hingga memiliki tabungan yang cukup besar. Apa rahasia di balik kebiasaan menabung mereka?

Berikut ini adalah beberapa tips menabung ala orang Jepang yang bisa kamu terapkan untuk membantu kamu mencapai tujuan finansial dan mungkin, cepat kaya.

1. Gunakan Metode Kakeibo

Salah satu metode menabung paling populer di Jepang adalah "Kakeibo." Metode ini diperkenalkan oleh jurnalis Jepang bernama Hani Motoko pada awal abad ke-20.

Kakeibo adalah seni mencatat pengeluaran dan pemasukan secara manual dalam buku catatan khusus, dengan tujuan membantu mengontrol keuangan.

Sistem ini mengharuskan kita menuliskan segala pengeluaran harian dan merefleksikan apa yang bisa dikurangi untuk bulan berikutnya. Dengan begitu, kamu bisa lebih sadar terhadap kebiasaan belanja dan mulai berhemat.

2. Prioritaskan Menabung Sebelum Membelanjakan Uang

Orang Jepang cenderung memprioritaskan menabung sebelum menggunakan uang untuk kebutuhan lainnya. Ini berbeda dengan kebiasaan banyak orang yang sering kali menabung dari sisa uang setelah berbelanja atau membayar tagihan.

Prinsip yang diterapkan adalah segera menyisihkan persentase tertentu dari pendapatan untuk ditabung, misalnya 20% hingga 30%, sebelum memikirkan pengeluaran lainnya.

Dengan cara ini, kamu memastikan bahwa ada tabungan yang terkumpul setiap bulannya.

3. Hindari Pengeluaran yang Tidak Perlu

Orang Jepang sangat selektif dalam membelanjakan uang mereka. Mereka selalu berpikir dua kali sebelum membeli barang yang tidak benar-benar dibutuhkan.

Konsep ini dikenal sebagai "mottainai," yang berarti tidak membuang-buang sumber daya.

Misalnya, sebelum membeli baju baru, orang Jepang akan bertanya pada diri sendiri apakah mereka benar-benar membutuhkannya atau apakah ada cara lain untuk mendapatkan barang yang sama dengan harga lebih murah.

Gaya hidup sederhana dan minimalis inilah yang membantu mereka menghindari godaan belanja yang berlebihan.

4. Terapkan Hidup Minimalis

Gaya hidup minimalis telah menjadi tren di Jepang dan terbukti membantu banyak orang menghemat uang. Konsep minimalisme ini mengajarkan bahwa kebahagiaan bukan berasal dari memiliki banyak barang, melainkan dari memiliki barang-barang yang esensial dan benar-benar berguna.

Dengan hidup minimalis, kamu tidak hanya menghemat uang karena membeli lebih sedikit barang, tetapi juga menciptakan lingkungan hidup yang lebih tenang dan teratur.

Prinsip ini bisa diterapkan dalam berbagai aspek, seperti memilih tempat tinggal yang lebih kecil, mengurangi kebiasaan makan di luar, atau mengurangi pembelian barang elektronik yang tidak diperlukan.

5. Kurangi Penggunaan Kartu Kredit

Di Jepang, meskipun kartu kredit sudah umum digunakan, banyak orang Jepang yang lebih memilih menggunakan uang tunai untuk pembayaran sehari-hari.

Mereka percaya bahwa menggunakan uang tunai membuat kita lebih sadar terhadap pengeluaran, karena kita benar-benar melihat uang yang keluar dari dompet.

Sebaliknya, penggunaan kartu kredit sering kali membuat kita tidak sadar berapa banyak uang yang sudah dihabiskan, sehingga lebih mudah terjebak dalam belanja impulsif.

Jika ingin meniru kebiasaan ini, kamu bisa mulai menggunakan uang tunai atau kartu debit untuk pengeluaran sehari-hari dan hanya menggunakan kartu kredit untuk kebutuhan yang benar-benar penting.

6. Atur Anggaran dengan Ketat

Orang Jepang dikenal disiplin dalam mengelola anggaran bulanan. Mereka membuat anggaran yang sangat detail, dari biaya makan, transportasi, hiburan, hingga kebutuhan rumah tangga.

Setiap kategori memiliki batas pengeluaran yang jelas, dan mereka berusaha untuk tidak melebihi anggaran yang telah ditetapkan.

Dengan disiplin mengikuti anggaran ini, mereka bisa mengontrol pengeluaran dan menghindari utang. Kamu bisa mulai dengan membuat anggaran bulanan yang realistis dan tetap konsisten untuk mematuhinya.

7. Manfaatkan Diskon dan Barang Bekas

Orang Jepang juga terkenal karena kecerdikan mereka dalam menemukan barang-barang dengan harga terjangkau. Mereka sering memanfaatkan diskon, promo, dan penjualan barang bekas untuk menghemat pengeluaran.

Banyak orang Jepang yang membeli barang-barang elektronik, furnitur, atau bahkan pakaian dari toko barang bekas yang masih dalam kondisi baik.

Selain itu, mereka sering kali menunggu saat-saat khusus, seperti festival musim atau diskon akhir tahun, untuk membeli barang-barang dengan harga yang lebih murah.

8. Hindari Utang Konsumtif

Satu hal yang menjadi prinsip dasar orang Jepang dalam hal keuangan adalah menghindari utang konsumtif. Mereka cenderung hanya berutang untuk hal-hal yang benar-benar penting, seperti membeli rumah atau kendaraan.

Penggunaan kartu kredit pun mereka batasi untuk kebutuhan tertentu dan berusaha selalu melunasinya setiap bulan agar tidak terkena bunga yang tinggi.

Jika kamu ingin menabung ala orang Jepang, usahakan untuk tidak bergantung pada utang konsumtif dan hindari kebiasaan menggunakan kartu kredit secara sembarangan.

9. Investasikan Uang

Selain menabung, orang Jepang juga menyadari pentingnya berinvestasi untuk mengembangkan aset mereka. Mereka tidak hanya menyimpan uang di rekening tabungan, tetapi juga menginvestasikannya dalam bentuk saham, reksa dana, properti, atau instrumen keuangan lainnya.

Investasi ini memungkinkan mereka untuk mengembangkan kekayaan dalam jangka panjang. Kamu bisa mulai belajar tentang instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko kamu dan mulai mengalokasikan sebagian dana untuk investasi.

10. Tingkatkan Kesadaran Finansial

Terakhir, orang Jepang sangat sadar akan pentingnya edukasi finansial. Mereka rajin mempelajari cara-cara mengelola keuangan, baik melalui buku, seminar, atau pengalaman sehari-hari.

Kesadaran akan pentingnya menabung dan mengelola uang dengan bijak ini mereka tanamkan sejak dini.

Kamu juga bisa meningkatkan literasi finansial dengan membaca buku-buku tentang pengelolaan keuangan, mengikuti kursus online, atau bahkan berbicara dengan perencana keuangan untuk mendapatkan panduan yang lebih baik.

Kesimpulan

Menabung ala orang Jepang menekankan pada disiplin, kesederhanaan, dan pengendalian diri dalam hal keuangan.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip seperti menggunakan metode Kakeibo, hidup minimalis, menghindari utang konsumtif, serta berinvestasi, kamu bisa lebih cepat mencapai tujuan finansial dan bahkan menjadi lebih kaya secara stabil.

Mulailah dengan langkah-langkah kecil dan secara bertahap kamu akan melihat hasil dari kebiasaan menabung yang efektif ini.***