PEPO.id - Banyak orang masih memiliki kebiasaan membuang kulit kentang sebelum memasaknya. Padahal, kulit kentang justru menyimpan berbagai nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Bagian luar dari kentang ini mengandung berbagai zat gizi seperti serat larut air, pektin, dan sejumlah mineral penting. Dengan pembersihan yang tepat, kulit kentang bisa dikonsumsi dan dijadikan tambahan nutrisi alami.

Dalam 50 gram kulit kentang, terkandung 34,4 gram air, 1,06 gram protein, 0,75 gram serat, dan 9,75 gram karbohidrat. Kulit kentang juga mengandung mineral seperti kalsium, magnesium, fosfor, kalium, serta vitamin C, K, folat, dan vitamin B kompleks seperti B3 dan B6.

Baca Juga: 6 Kelompok Makanan Sehat Ini Wajib Dikonsumsi Setiap Hari dan Simak Juga yang Harus Dihindari

Inilah delapan khasiat penting yang bisa diperoleh dari mengonsumsi kentang beserta kulitnya:

1. Melancarkan Buang Air Besar (BAB)
Kandungan serat tak larut dalam kulit kentang sangat tinggi dan bermanfaat untuk meningkatkan volume tinja. Serat ini membantu memperlancar pergerakan usus dan mempermudah proses buang air besar. Selain itu, kandungan pektin sejenis serat larut air dapat membentuk gel dan melunakkan feses.

2. Mengendalikan Nafsu Makan
Karena mengandung serat dan air, kulit kentang membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Zat pektin dapat memperlambat proses pengosongan lambung dan membantu memicu hormon GLP-1 serta PYY yang berfungsi mengontrol rasa lapar.

3. Memperkuat Tulang
Kandungan kalsium, magnesium, fosfor, dan vitamin K dalam kulit kentang turut berperan dalam memperkuat serta membentuk struktur tulang. Vitamin K juga membantu proses pembentukan kolagen serta penyerapan mineral dari tulang yang rusak.

Baca Juga: Manfaat Kulit Kentang yang Jarang Diketahui, Bisa Jadi Cemilan Lezat hingga Pupuk Tanaman Hias

4. Menambah Energi
Karbohidrat kompleks dalam kulit kentang akan dicerna menjadi glukosa yang digunakan tubuh sebagai bahan bakar utama untuk energi. Meski kandungan kalorinya tidak sebesar daging kentang, kulitnya tetap memberikan tambahan energi.

5. Mengontrol Tekanan Darah
Kalium dalam kulit kentang membantu tubuh membuang natrium berlebih dan merelaksasi pembuluh darah. Efek ini membuat jantung tidak bekerja terlalu keras dan berpotensi menurunkan tekanan darah.

6. Menutrisi Otak dan Saraf
Kolin, zat mirip vitamin B yang terdapat dalam kulit kentang, berperan penting dalam menjaga fungsi otak. Kolin dibutuhkan untuk memproduksi asetilkolin yang memengaruhi suasana hati, memori, dan konsentrasi.

Baca Juga: Mau Energi Optimal dan Nutrisi Seimbang di Pagi Hari? Berikut Rekomendasi Makanan Sehat yang Cocok di Konsumsi Saat Pagi Hari

7. Menurunkan Kolesterol
Pektin pada kulit kentang dapat membentuk gel dalam usus yang mengikat kolesterol dan mencegah penyerapannya ke dalam tubuh. Gel ini akan membawa kolesterol keluar melalui feses sehingga kadar kolesterol dalam darah bisa menurun.

8. Mengontrol Gula Darah
Kulit kentang mengandung serat yang tidak dipecah menjadi gula oleh tubuh. Ini membantu mencegah lonjakan kadar gula darah. Namun, efek ini optimal jika yang dikonsumsi hanya kulitnya, karena daging kentang mengandung karbohidrat tinggi.

Meski begitu, penting untuk memastikan bahwa kulit kentang dicuci bersih sebelum dimasak. Sisa tanah dan pestisida harus dihilangkan agar aman dikonsumsi.

Baca Juga: Daftar Makanan Sehat Yang Bisa Menurunkan Gula Darah Tinggi Pada Penderita Diabetes

Proses pengolahan juga sebaiknya dilakukan dengan cara sehat seperti direbus atau dikukus, bukan digoreng agar manfaat gizinya tetap terjaga.

Dengan berbagai kandungan gizi dan manfaat yang dimiliki, kulit kentang bisa menjadi pilihan makanan sehat dan hemat yang tak boleh diremehkan.