PEPO.id - Selama masa kehamilan tentunya ibu harus selalu memperhatikan perkembangan janin dalam kandungan. salah satunya adalah perhatikan berat badan janin selama kehamilan. jangan sampai saat melahirnya, berat badan janin tidak sesuai dengan berat normal.
Berat badan janin rendah atau dikenal dengan berat badan lahir rendah, dimana kondisi si bayi memiliki berat badan kurang dari 2.5 kilogram saat lahir. Penyebab-penyebab untuk kondisi ini juga beragam.
Janin dengan berat badan lahir rendah biasanya ketika sudah lahir akan mengalami gangguan kesehatan hingga butuh perawatan ekstra. Ketika melihat dari fisik, nantinya bayi Mom akan lebih kurus dari bayi pada umumnya, lalu kepalanya akan terlihat tidak proporsional atau lebih besar. Pastikan berat badan janin Mom saat lahir tidak kurang dari 2.5 kg.
Baca Juga: Daftar Asupan Nutrisi Ibu Hamil yang Wajib Dikonsumsi Agar Janin Sehat dan Kuat
Untuk itu, selama berada dalam kandungan dan diketahui janin memiliki berat badan kurang, ibu hamil harus segera mengatur pola makan agar berat badan janin bertamah. berikut makanan untuk menambah berat badan janin:
Susu
Konsumsi susu menjadi solusi bagi ibu hamil untuk meningkatkan berat badan janin. Kurang lebih, konsumsilah susu sekitar 200-500 ml per hari ya! Karena susu mengandung protein dan kalsium tinggi .
Keju
Keju juga dapat masuk pilihan ibu hamil untuk penambah berat badan janin. Namun, untuk mengonsumsi keju, lebih baik pilih keju rendah lemak. Karena untuk mendapat zat besi optimal bagi ibu dan janin.
Ubi jalar
Dalam ubi jalar, ada kandungan serat, kalium, vitamin C dan nutrisi lainnya. Antioksidan dalam ubi jalar dapat dikatakan cukup baik untuk menambah berat badan janin. Ubi jalar juga meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh.
Telur
Telur makanan yang biasanya selalu tersedia di dapur. Konsumsi telur menjadi makanan penambah berat badan janin karena memiliki protein dan berbagai vitamin A dan D, serta mineral dan zat besi.
Baca Juga: Manfaat Minyak Kelapa untuk Kesehatan Bagi Ibu Hamil, Salah Satunya Meningkatkan Produksi ASI
Alpukat
Alpukat memiliki kandungan lemak baik untuk mencukupi nutrisi ibu hamil. Buah hijau ini dapat menjadi makanan untuk penambah berat badan janin. Alpukat juga baik untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan menghasilkan kolesterol baik pada tubuh.
Kacang-kacangan
Kacang polong atau kacang-kacangan mengandung protein, vitamin B kompleks, asam folat dan mineral. Kandungan yang ada pada kacang ini baik untuk menambah berat badan janin karena memiliki serat juga didalamnya.
Sayuran Hijau
Brokoli, bayam, dan kangkung menjadi contoh sayuran hijau yang dapat ibu hamil konsumsi agar berat badan janin dan Mom bertambah. Karena di dalam sayuran hijau mengandung berbagai nutrisi seperti serat, vitamin A, kalium dan kalsium.
Cukupi kebutuhan air putih
Rutin konsumsi air putih dapat terhidrasi dan menjadi salah satu cara agar berat badan janin meningkat. Air putih yang cukup dapat mengantarkan nutrisi ke janin melalui darah. Kurang lebih, konsumsilah 8-12 gelas setiap hari. Memantau kondisi janin selama kehamilan merupakan salah satu hal terpenting, termasuk memastikan berat badan janin sesuai dengan usia kehamilan.***


