PEPO.id - Memiliki waktu tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Rata-rata orang dewasa membutuhkan waktu tidur 6-7 jam di malam hari.
Saat tidur, tubuh memperbaiki dirinya sendiri baik secara fisik maupun mental, sehingga saat kita bangun dan siap beraktivitas, kita merasa segar dan berenergi.
"Sistem endokrin adalah sistem pada kelenjar yang memproduksi hormon yang memungkinkan sel-sel tubuh 'berkomunikasi' satu sama lain. Mereka bertanggungjawab atas hampir setiap sel, organ, dan fungsi dalam tubuh," katadokter spesialis hormon Dr Martin Kinsella, seperti dikutip Daily Mail.
Oleh karena itu, tidur yang cukup dan berkualitas sangatlah penting. Kebiasaan begadang atau kurang tidur dapat memicu berbagai masalah kesehatan karena hormon menjadi tidak seimbang.
Baca Juga: 10 Tempat Wisata Purwokerto Hits, Selalu Jadi Destinasi Favorit Wisatawan
"Penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur kurang dari tujuh jam sehari berat badannya cenderung bertambah dan memiliki risiko lebih tinggi untuk menjadi gemuk daripada yang tidur tujuh jam sehari," ujarnya.
Berikut adalah beberapa kondisi yang terjadi jika tubuhmu kurang tidur;
1. Daya tahan tubuh berkurang
Sel T adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh dan digambarkan sebagai tentara yang melawan infeksi. Selama tidur, sel T yang meninggalkan darah bermigrasi ke kelenjar getah bening untuk memantau invasi patogen. Ketika tubuh kurang tidur, produksi sel-T menurun dan sistem kekebalan tubuh melemah.
2. Ketidakstabilan emosional
Perubahan suasana hati sering dirasakan saat Anda kelelahan akibat kurang tidur. Saat Anda benar-benar lelah, perubahan drastis bisa terjadi, seperti menjadi lebih sering menangis atau marah.
"Studi menunjukkan bahwa setidaknya 50 persen orang dengan depresi memiliki beberapa jenis masalah tidur. Biasanya insomnia," kata Lisa Shives, MD, spesialis penyakit dalam dan pengobatan tidur di Evanston, IL.
3. Kehilangan konsentrasi
Menurut Dr. Janet Kennedy, seorang psikolog klinis dan ahli tidur di New York, ketika kamu merasa sulit berkonsentrasi atau berpikir jernih, terutama saat bekerja di kantor, hal itu karena kurang tidur yang dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk belajar dan mengingat informasi.
4. Peningkatan tingkat stres
Kurang tidur juga meningkatkan hormon kortisol yang memicu stres. Ketika hormon stres ini terus menumpuk, itu membuat tubuh dalam keadaan katabolik, dengan hilangnya massa otot dan penghancuran serat otot.
5. Kerusakan jaringan otot
"Kortisol merusak jaringan otot, yang memicu tubuh untuk menggunakan glukosa dan asam amino, yang berfungsi untuk membangun otot," jelas Dr. Martin.
Asam lemak seperti blok bangunan jaringan otot. Kemudian ketika asam lemak tidak cukup, tubuh akan lebih sulit membangun otot.***


