PEPO.id - Banyak masyarakat mulai beralih ke pengobatan herbal karena takut bahwa obat dari dokter bisa merusak ginjal. Tapi benarkah semua obat memiliki risiko tersebut?
Tren penggunaan obat-obatan berbahan alami terus meningkat. Banyak orang meyakini bahwa pengobatan herbal lebih aman dibandingkan obat medis, yang sering kali dianggap berbahaya dan merusak organ penting seperti ginjal.
Namun, anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Tidak semua obat menyebabkan kerusakan ginjal. Efeknya tergantung pada kondisi pasien dan cara penggunaan obat tersebut.
Baca Juga: Bawang Putih Mentah, Rahasia Alami Turunkan Gula Darah dan Jaga Jantung
Beberapa jenis obat justru sangat penting dikonsumsi secara rutin untuk mencegah komplikasi serius, termasuk gagal ginjal.
Contohnya, penderita diabetes mellitus memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi berupa gagal ginjal kronis jika kadar gula darahnya tidak terkontrol.
Begitu juga dengan hipertensi. Bila dibiarkan tanpa penanganan, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada ginjal.
Baca Juga: Waspada Penyakit Jantung! Berikut 9 Cara Menjaga Jantung Tetap Sehat Sejak Usia Muda
Lalu, apa sebenarnya yang membuat obat bisa merusak ginjal? Berikut ini adalah beberapa penyebabnya:
1. Sering Mengonsumsi Obat Tanpa Rekomendasi Dokter
Banyak orang membeli obat bebas tanpa arahan medis. Penggunaan obat NSAIDs (obat anti nyeri) secara sembarangan dapat menyebabkan peradangan dan jaringan parut di ginjal.
2. Menggunakan Antibiotik Sembarangan
Antibiotik hanya efektif untuk infeksi bakteri. Jika digunakan untuk infeksi virus atau tanpa petunjuk dokter, antibiotik bisa menyebabkan resistansi dan kerusakan ginjal, terutama jenis aminoglikosida, beta-laktam, dan kuinolon.
Baca Juga: Diet Telur Rebus: Efektif Turunkan Berat Badan, Tapi Waspadai Risiko pada Ginjal
3. Penggunaan Obat Herbal Secara Berkepanjangan
Meski dianggap alami, tidak semua obat herbal aman. Penggunaan jangka panjang dapat memicu perubahan pada struktur ginjal dan berisiko menyebabkan kerusakan yang tidak dapat dipulihkan.
Agar ginjal tetap sehat, penting untuk berhati-hati saat memilih dan menggunakan obat. Misalnya, penderita hipertensi sebaiknya tetap rutin mengonsumsi obat yang diresepkan untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.
Obat antihipertensi justru menjaga aliran darah dan oksigen ke organ penting seperti ginjal agar berfungsi normal.
Baca Juga: Cara Menjaga Ginjal Agar Tetap Sehat, Salah Satunya Batasi Asupan Garam
Begitu juga penderita diabetes, yang harus menjaga kadar gula darah tetap normal agar ginjal tidak rusak akibat komplikasi.
Penggunaan obat jangka panjang tidak selalu berbahaya jika sesuai dengan anjuran medis. Justru sebaliknya, pengobatan yang tepat bisa menyelamatkan ginjal dari kerusakan.
Kini saatnya mengubah pola pikir bahwa pengobatan herbal bisa menggantikan obat medis untuk penyakit kronis. Tidak semua bahan alami aman digunakan.
Baca Juga: 10 Tips Mengontrol Hipertensi untuk Mencegah Komplikasi Serius
Jika merasa sakit, segera konsultasikan ke dokter. Selain mendapat terapi yang sesuai, Anda juga bisa menghindari risiko dari penggunaan obat yang tidak perlu.

