PEPO.id - Komik legendaris Panji Tengkorak akan kembali menyapa penggemar dalam format film animasi layar lebar. Kisah silat legendaris era 1960-an ini siap dihidupkan kembali melalui produksi Falcon Pictures.

Untuk menggarap proyek tersebut, Falcon menunjuk Daryl Wilson sutradara yang pernah sukses menghadirkan animasi Warkop DKI Kartun dan Si Juki Anak Kosan sebagai nakhoda utama.

Saat ini, proses pembuatan film animasi Panji Tengkorak sudah memasuki tahap produksi. Sejumlah aktor dan aktris papan atas akan mengisi suara karakter-karakternya.

Baca Juga: Film Animasi Panji Tengkorak Segera Hadir, Falcon Pictures Gaet Aktor Ternama

Beberapa nama yang terlibat antara lain Denny Sumargo, Cok Simbara, Aghniny Haque, Tanta Ginting, Donny Damara, Donny Alamsyah, Revaldo, Nurra Datau, Candra Mukti, dan Prit Timothy.

Kembalinya Panji Tengkorak ke dunia hiburan Indonesia memicu nostalgia bagi generasi yang pernah menyaksikan kejayaan komiknya.

Pada penghujung 1960-an hingga awal 1970-an, komik ini menjadi fenomena budaya pop yang digemari pembaca di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Barasuara: Perjalanan Musik, Prestasi, dan Kesuksesan di Soundtrack Film Sore

Kala itu, rak-rak persewaan buku di seluruh Indonesia dipenuhi Panji Tengkorak. Remaja yang keranjingan komik menjadikannya bacaan wajib.

Berdasarkan rangkuman dari berbagai sumber, berikut adalah fakta-fakta unik seputar Panji Tengkorak yang akan hadir dalam format animasi.

Karya Komikus Terkenal
Panji Tengkorak lahir dari tangan Rianto Sukandi, komikus asal Kebumen, Jawa Tengah, yang dikenal luas lewat nama pena Hans Jaladara.

Baca Juga: GJLS: Ibuku Ibu-Ibu, Komedi Absurd dengan Improvisasi Bebas dan Fakta Unik

Melalui serial tersebut, popularitas Hans meroket di kalangan pembaca remaja dan membuatnya sejajar dengan komikus ternama seperti Ganes TH, kreator Si Buta dari Gua Hantu.

Punya Banyak Sekuel
Kepopuleran Panji Tengkorak pada 1968 memicu lahirnya sejumlah sekuel.

Beberapa di antaranya adalah Si Walet Merah, Si Rase Terbang, Pandu Wilantara, Duel Terakhir, hingga Intan Permata Rimba.

Baca Juga: Jumbo Raih Sukses Emosional dan Siap Go International

Sempat Dibuat Film Laga
Ketenaran komik ini juga menarik perhatian sineas Indonesia. Tahun 1971, kisah Panji Tengkorak diangkat ke layar lebar dalam bentuk film laga dengan judul serupa.

Film itu diarahkan oleh A Harris dan Yan Shih Ching, dibintangi Deddy Sutomo, serta berhasil meraih kesuksesan di pasaran. Hans bahkan sempat menggubah ulang komiknya dan merilis kembali pada 1984 serta 1996.

Cerita Fiksi Berlatar Abad ke-15
Latar waktu komik ini berada di abad ke-15 di wilayah Nusantara, dengan sentuhan drama dan kisah cinta yang tragis.

Baca Juga: Deretan Bintang Besar Ramaikan Pengisi Suara Film Jumbo

Ciri khas ini membedakannya dari komik silat lain yang umumnya mengandalkan alur balas dendam.

Karakter Tampan di Balik Topeng Menyeramkan
Tokoh Panji Tengkorak memiliki ketampanan yang memikat banyak perempuan, meski wajahnya tersembunyi di balik topeng menyeramkan.

Namun, ketampanan itu menjadi kutukan baginya. Sejak istrinya, Murni, dibunuh penjahat, ia bersumpah membawa jenazah sang istri ke mana pun ia pergi.

Baca Juga: Mendadak Dangdut Hadirkan Komedi Segar dan Karakter Penuh Warna