PEPO.id - Film horor terbaru berjudul Gundik resmi tayang di bioskop pada tahun 2025. Sejak perilisannya, film ini langsung menyita perhatian pecinta film horor tanah air berkat alur cerita penuh misteri, ritual mistis, hingga kehadiran siluman ular dari pesisir selatan.

Cerita dibuka dengan tokoh Oto, seorang mantan tentara yang baru saja bebas dari penjara. Kepulangannya ke rumah tidak disambut dengan bahagia karena ia kecewa mendapati putrinya, Mary, diam-diam menikah dengan Baim, seorang sopir taksi.

Bagi Oto, menantu seperti Baim tidak memiliki masa depan cerah. Namun situasi keluarga semakin pelik ketika Mary yang tengah hamil membutuhkan biaya besar untuk persalinan. Oto terpaksa mencari jalan keluar dengan cara berbahaya.

Baca Juga: Film A Business Proposal (2025): Kisah Cinta, Ambisi, dan Rahasia yang Tersingkap di Dunia Kuliner

Tak lama, Oto mendapat tawaran pekerjaan dari Tony, mantan rekannya. Ia diminta membentuk tim untuk merampok rumah seorang simpanan pejabat negara yang dikenal dengan sebutan Gundik. Rumah itu diyakini menyimpan banyak emas batangan.

Oto akhirnya setuju dan mengumpulkan tim perampok beranggotakan Salman, Reza, dan Baim sendiri. Awalnya mereka mengira misi ini hanya sebatas pencurian biasa. Namun, yang menanti di dalam rumah jauh lebih mengerikan daripada dugaan.

Kengerian bermula ketika mereka mengetahui sosok Gundik bukanlah perempuan biasa. Ia adalah Nyai, siluman ular sakti penguasa pantai selatan yang haus akan darah manusia demi menjaga kekuatan dan keabadiannya.

Baca Juga: Peacemaker Season 2 Resmi Hadir, Perkenalkan Justice Gang dan Perubahan Mengejutkan di DCU

Film kemudian menampilkan kilas balik ke masa lalu. Diperlihatkan seorang pejabat tinggi bernama Bento yang rela memberikan emas sebagai seserahan kepada Gundik demi naik pangkat. Dalam ritual itu, darah seorang anak kecil dijadikan tumbal untuk memperkuat kesaktiannya.

Alur kembali ke tahun 2003 ketika Oto bebas dari penjara. Mary menolak diajak ke rumah sakit karena biaya persalinan yang mahal. Tekanan ekonomi inilah yang akhirnya mendorong Oto menerima pekerjaan berbahaya dari Tony.

Baim, di sisi lain, harus menerima warisan ilmu gaib dari ayahnya sebelum sang ayah meninggal dunia. Meski awalnya ragu, ia akhirnya menerima ilmu tersebut tanpa paksaan. Hal ini nantinya berperan penting saat mereka menghadapi teror Gundik.

Baca Juga: Midnight in Bali: Film Indonesia Tembus Festival Film Internasional Rotterdam 2025

Saat malam perampokan tiba, Oto, Salman, dan Reza masuk ke rumah Gundik, sementara Baim berjaga di luar. Namun sejak awal, tanda-tanda mistis sudah muncul. Sosok nenek misterius dan deretan pocong menghadang Baim hingga ia terpaksa menggunakan ilmu warisan ayahnya.

Di dalam rumah, teror semakin menjadi-jadi. Reza dihantui arwah anak kecil, Salman berhadapan dengan Samir sang penjaga rumah, sementara Oto menemukan ruangan rahasia berisi emas sekaligus tubuh Gundik yang sedang berganti kulit.

Samir memperingatkan mereka bahwa memasuki rumah Gundik sama saja dengan menjemput maut. Namun Oto yang terdesak tetap nekat membawa emas. Keputusan itu justru memicu kebangkitan Nyai Gundik dari tidur panjangnya.

Baca Juga: Film Si Paling Aktor Segera Hadir, Komedi Segar dengan Cerita Penuh Kejutan

Sejak saat itu, rumah berubah menjadi neraka. Gundik kebal terhadap peluru dan memamerkan kekuatan mematikan. Ia bahkan menebas kepala Salman dengan kejam, membuat sisa anggota kelompok panik dan berlari tanpa arah.

Mary yang memiliki firasat buruk mencoba mencari Baim. Ia akhirnya tiba di rumah terkutuk itu dalam kondisi hendak melahirkan. Situasi makin mencekam ketika darah Mary dan bayinya menjadi incaran Gundik serta makhluk gaib yang dipanggil dari ritual.

Puncak cerita menghadirkan pertarungan gaib antara Gundik, Samir, dan makhluk misterius bermata satu yang muncul dari ritual berdarah. Oto berusaha melawan, namun akhirnya harus meregang nyawa setelah ditipu Gundik.

Baca Juga: Cocote Tonggo: Komedi Keluarga Penuh Satir dan Nilai Kehidupan dari Solo

Sementara itu, bayi Mary lahir dengan selamat. Namun bayi itu justru memiliki kekuatan luar biasa berkat garis keturunan ayah dan kakeknya. Energi sang bayi membuat makhluk gaib pemangsa janin binasa di akhir cerita.

Gundik menutup kisah dengan nuansa kelam, memadukan horor supranatural, ritual mistis, hingga konflik keluarga. Film ini bukan hanya menawarkan jumpscare, tetapi juga menghadirkan mitologi siluman ular dan kritik sosial tentang kekuasaan, korupsi, serta keputusasaan manusia.