PEPO.id - Film Finch mempersembahkan kisah emosional tentang kehancuran bumi dan harapan terakhir seorang manusia bersama seekor anjing dan sebuah robot. Dengan latar dunia pasca-apokaliptik, film ini memperlihatkan ketegangan, persahabatan, dan keinginan untuk tetap hidup di tengah kondisi ekstrem.
Dibuka dengan sosok pria bernama Finch, penonton diperlihatkan bagaimana kerasnya kehidupan di bumi. Sinar ultraviolet ekstrem membuat manusia tak bisa bertahan tanpa perlindungan khusus. Suhu mencapai hampir 100 derajat Celsius, setara dengan titik didih air.
Finch bertahan hidup dengan menyisir supermarket kosong untuk mencari makanan. Ia ditemani oleh robot sederhana bernama Diwa dan anjing kesayangannya, Goodyear. Di tengah kehancuran dan kota yang berubah jadi lautan pasir, Finch menandai tempat-tempat yang sudah ia kunjungi.
Baca Juga: Under the Moonlight (Nur): Sukses Menjadi Film Dokumenter Panjang Terbaik di Piala Citra FFI 2024
Kembali ke rumahnya, Finch disambut ancaman tornado raksasa. Ia buru-buru membersihkan tubuhnya dari paparan radiasi dan menunjukkan kasih sayang mendalam kepada Goodyear. Namun, kecemasan terbesar Finch adalah: siapa yang akan merawat anjingnya bila ia tiada?
Demi menjawab kegelisahan itu, Finch merakit robot canggih dengan kecerdasan buatan bernama Jeff. Berbeda dari Diwa, Jeff dirancang mampu berkomunikasi, memahami, dan mengambil keputusan layaknya manusia.
Setelah transfer data dan pengujian fungsi dasar, Jeff resmi diaktifkan. Finch memeluk Goodyear dan berkata bahwa kini mereka punya teman baru. Namun, ancaman terus membayangi. Tornado yang lebih besar diperkirakan akan menghancurkan tempat tinggal mereka dalam waktu 40 hari.
Baca Juga: Petualangan Sherina 2: Karya Adaptasi yang Menggugah, Raih Kemenangan di Piala Citra FFI 2024
Finch pun memutuskan untuk meninggalkan rumah dan memulai perjalanan menuju satu-satunya kota yang belum ia kunjungi, San Francisco. Ia melatih Jeff untuk berjalan, bicara, dan kemudian mengajarinya menyetir.
Sepanjang perjalanan, Jeff belajar membedakan makanan manusia dan hewan. Namun, bencana mendadak kembali muncul. Tornado datang lebih cepat dari yang diperkirakan. Beruntung, Finch dan Jeff berhasil selamat setelah mengikat mobil ke pengait khusus.
Kondisi mobil rusak, dan ban depan harus diganti. Karena tak memiliki dongkrak, Jeff diandalkan untuk mengangkat mobil. Di malam harinya, Jeff bertanya tentang Goodyear. Finch menceritakan bahwa Goodyear adalah satu-satunya makhluk hidup yang menemaninya hingga kini.
Baca Juga: Kekacauan Alien Lucu Kembali Diperlihatkan Oleh Disney Pada Teaser Trailer Live-Action Lilo & Stitch
Keesokan harinya, Finch jatuh sakit. Tubuhnya panas tinggi, dan persediaan obat tak tersedia. Jeff nekat mencari obat di supermarket, tanpa mengetahui tempat itu sudah dikuasai orang lain. Diwa, robot pembantu, tewas akibat jebakan.
Finch yang menyusul Jeff sangat terpukul atas kehilangan Diwa. Ia marah pada Jeff karena bertindak tanpa perintah. Jeff pun meminta maaf, mengatakan bahwa niatnya hanya ingin menyelamatkan Finch.
Dalam perjalanan melarikan diri dari kejaran penghuni supermarket, kendaraan Finch mengalami kerusakan akibat lorong sempit. Pelindung sinar ultravioletnya rusak, membuat mobil tak lagi aman untuk perjalanan jangka panjang.
Baca Juga: Aksi Jahat Penuh Taktik Oleh Mr. Wolf dan Kompotannya Akan Diperlihatkan Pada Film 'The Bad Guys 2'
Di tengah malam, Jeff menanyakan penyebab bencana global ini. Finch menjelaskan bahwa ledakan suar matahari menghancurkan lapisan ozon. Namun, kehancuran umat manusia terjadi karena kerakusan dan kebrutalan antarsesama dalam memperebutkan makanan.
Finch menyadari hidupnya tinggal sebentar. Ia berpesan agar Jeff menjaga Goodyear dengan baik. Perjalanan pun dilanjutkan menuju San Francisco. Di tengah jalan, mereka melihat kupu-kupu bertahan hidup, tanda bahwa alam mulai pulih.
Finch turun dari mobil dan merasakan bahwa radiasi mulai menurun. Ia pun duduk bersantai bersama Jeff dan Goodyear. Namun, tubuhnya mulai melemah. Di malam hari, Finch menghembuskan napas terakhirnya.
Baca Juga: Danyang Mahar Tukar Nyawa: Pengorbanan Cinta yang Terjebak dalam Pesugihan
Sesuai permintaan Finch, Jeff membakar jasadnya dengan penuh haru. Kini, hanya Jeff dan Goodyear yang tersisa melanjutkan perjalanan. Film ditutup dengan Jeff menempelkan foto Finch di sebuah jembatan di San Francisco sebagai penghormatan terakhir.
