PEPO.id - Bagi para pecinta sinema Tanah Air, kisah pembunuhan yang terdokumentasi dalam film dokumenter "Ice Cold Murder Coffee and Jessica Wongso" belakangan menjadi sorotan.

Film "Ice Cold Murder Coffee and Jessica Wongso" berkisah tentang kisah kontroversial pembunuhan Wayan Mirna Salishin yang berlatar belakang kopi sianida dan sudah terkenal di kalangan penonton bioskop Indonesia.

Produser kawakan Rob Sixsmith berhasil membuat film cantik ini, yang kini sudah bisa ditonton di platform streaming Netflix.

Dalam film dokumenter "Ice Cold Murder Coffee and Jessica Wongso" yang dibintangi Jessica Wongso, suara yang muncul di akhir film menjadi dialog yang menarik.

Baca Juga: Geram Dituduh Jadi Mualaf, Ghea Indrawari: Menurut Saya Itu Tidak Penting

Percakapan bahasa Inggris antara Jessica Wongso dan pembuat film Rob Sixsmith menjadi sorotan.

Rob Sixsmith mengaku kesulitan besar dalam mewawancarai Jessica Wongso di penjara dan usahanya akhirnya gagal.

Rob Sixsmith, yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Faktual di sebuah studio besar di Asia, telah mengukir prestasi gemilang dalam dunia produksi film dokumenter.

Selain sebagai produser eksekutif dan show runner, Rob juga sukses mengembangkan departemen faktual menjadi entitas bernilai lebih dari US$15 juta.

Baca Juga: Koleksi Parfum Artis Indonesia, Wanginya Bikin Percaya Diri Makin Meningkat dan Segar Sepanjang Hari

Keahliannya mencakup berbagai genre, seperti faktual spesialis, petualangan, pemberantas kejahatan, sains, dan sejarah alam.

Selain keahliannya dalam produksi film dan dokumenter, Rob juga memiliki pengalaman dalam bidang jurnalisme.

Pengalaman ini membantunya dalam menghasilkan dokumenter yang selalu memberikan sudut pandang yang seimbang.

Sebelumnya, Rob pernah menjadi seorang jurnalis yang meliput konflik di Timur Tengah.

Baca Juga: Kisah Horor Sosok Putih di Asrama Tua, Wujudnya Menyeramkan Dengan Mulut Terbuka Lebar

Rob juga dikenal sebagai ahli dalam hal teknologi kamera, pengeditan, dan alur kerja produksi. Kemampuannya dalam mengambil ide-ide kompleks serta kemampuannya dalam berbagai genre, mulai dari konsepsi hingga penyampaian yang rumit, telah memikat banyak penonton.

Selama karirnya, Rob telah merilis sejumlah film dan dokumenter yang sukses, seperti "Evolve," "Pirate Treasure Of The Knights Templar," "You and Me vs. The World," "Survivor Games With Bear Grylls," "Frontier Sumatra," "Ed Stafford: First Man Out," dan dokumenter yang sempat menjadi trending di Netflix, "The Raincoat Killer: Chasing a Predator in Korea," yang menceritakan pembunuh berantai di Korea Selatan saat hujan.

Namun, yang paling terkenal di Indonesia adalah karyanya dalam "Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso."

Keberhasilannya dalam menggarap film ini tidaklah mengherankan, mengingat bakatnya yang luar biasa, dan ia pun meraih penghargaan BAFTA dalam kategori Series Producer/Director atas karyanya yang luar biasa ini.***