PEPO.id - Film The Dirt (2019) membawa penonton menyelami kehidupan penuh kontroversi band glam metal legendaris Mötley Crüe. Kisah ini menyingkap sisi liar para personelnya yang identik dengan slogan “Sex, Drugs, and Rock & Roll”.
Diadaptasi dari buku The Dirt: Confessions of the World’s Most Notorious Rock Band, film ini menampilkan perjalanan penuh suka duka, tragedi, hingga skandal yang melekat pada Mötley Crüe. Disutradarai Jonas Åkerlund, film ini menghadirkan drama biopik yang penuh energi dan emosi.
Cerita dimulai pada 1981, ketika Nikki Sixx memutuskan meninggalkan band lamanya. Ia kemudian bertemu dengan drummer Tommy Lee, lalu mengajak Mick Mars sebagai gitaris, sebelum akhirnya Vince Neil bergabung sebagai vokalis. Dari sanalah Mötley Crüe lahir.
Baca Juga: Jeon Somi Debut Akting di Film Thriller Perfect Girl, Angkat Realita Dunia K-Pop
Band ini segera mencuri perhatian lewat konser atraktif dan gaya glam metal yang khas: rambut gondrong, pakaian spandeks ketat, eyeliner tebal, hingga aksi panggung penuh energi. Tak lama kemudian, kontrak rekaman besar pun mereka dapatkan.
Namun, di balik popularitas, kehidupan mereka dipenuhi pesta liar, narkoba, hingga skandal yang tak ada habisnya. Salah satu momen gila adalah ketika mereka tur bersama Ozzy Osbourne, dengan adegan ekstrem yang sulit dilupakan.
Tragedi juga mewarnai perjalanan band ini. Vince Neil harus mendekam di penjara akibat kecelakaan mobil yang menewaskan drummer Hanoi Rocks. Nikki Sixx nyaris kehilangan nyawa karena overdosis heroin, bahkan sempat dinyatakan meninggal sebelum berhasil diselamatkan.
Baca Juga: Tumbal Darah, Horor Thriller-Action Menegangkan Tayang 23 Oktober 2025
Kehidupan pribadi anggota band pun tak kalah rumit. Tommy Lee menikah dengan Heather Locklear, namun rumah tangga mereka berakhir karena perselingkuhan. Mick Mars berjuang melawan penyakit tulang belakang, sementara Vince Neil kehilangan anak perempuannya akibat kanker.
Ketegangan internal sering terjadi, hingga membuat Vince Neil sempat keluar dari band. Namun, desakan penggemar akhirnya mendorong Mötley Crüe untuk bersatu kembali dan melanjutkan perjalanan musik mereka.
Film ini tidak hanya menyoroti sisi kelam, tapi juga memperlihatkan dinamika emosional yang nyata, termasuk rasa persaudaraan di balik konflik dan skandal.
Baca Juga: Getih Ireng: Horor Viral yang Dibawa ke Layar Lebar dengan Titi Kamal dan Darius Sinathrya
Meski begitu, The Dirt bukan film yang sepenuhnya akurat. Beberapa detail kisah band berbeda dari kenyataan, namun tetap berhasil menangkap esensi liar dan brutalnya Mötley Crüe.
Penampilan para aktor yang memerankan personel utama patut diapresiasi. Douglas Booth sebagai Nikki Sixx, Colson Baker (Machine Gun Kelly) sebagai Tommy Lee, Iwan Rheon sebagai Mick Mars, dan Daniel Webber sebagai Vince Neil tampil meyakinkan.
Adegan konser direkonstruksi dengan detail, mulai dari Shout at the Devil hingga Girls, Girls, Girls, membuat penonton seolah berada langsung di tengah histeria penonton era 80-an.
Baca Juga: Sinopsis Film Horor Rest Area, Hadirkan Teror Hantu Kresek di Tempat Singgah Sunyi
Tak hanya itu, kehadiran karakter Ozzy Osbourne yang diperankan Tony Cavalero menambah warna pada kisah, termasuk adegan ekstremnya yang bikin ngilu sekaligus jijik.
Namun, film ini jelas bukan tontonan keluarga. Banyak adegan vulgar, penggunaan narkoba, hingga kekerasan yang sesuai dengan realita kehidupan band tersebut.
Secara keseluruhan, The Dirt adalah drama biopik yang menyenangkan, penuh energi, dan menghibur, meski ada beberapa momen terasa terlalu dipadatkan.
Baca Juga: Film Mama: Pesan dari Neraka, Adaptasi Horor Viral Karya Nessie Judge Siap Hantui Bioskop
Sebagai salah satu band glam metal paling berpengaruh, Mötley Crüe tetap dikenang sebagai ikon dengan dampak besar dalam sejarah musik rock.
Film ini menjadi pengingat bagaimana musik, skandal, tragedi, dan kegilaan bisa melebur dalam perjalanan sebuah band legendaris.
