PEPO.id - Industri film horor kembali diramaikan dengan hadirnya The Monkey, adaptasi dari cerita pendek karya Stephen King yang pertama kali terbit pada 1980. Film ini disutradarai oleh Osgood Perkins, sineas yang dikenal piawai menghadirkan ketegangan psikologis.
Film berdurasi 98 menit ini telah tayang di bioskop Indonesia pada 5 Maret 2025. Kehadirannya menambah deretan adaptasi karya King yang sukses menebar teror di layar lebar.
Mengusung nuansa horor klasik, The Monkey menghadirkan atmosfer yang mengingatkan pada kisah legendaris The Monkey’s Paw. Bedanya, kali ini teror berasal dari sebuah mainan monyet tua yang membawa kutukan mematikan.
Baca Juga: Film Animasi Zanna: Whisper of Volcano Isle Hadirkan Petualangan Ajaib Penuh Edukasi
Tidak hanya menyuguhkan jalan cerita mencekam, film ini juga diperkuat oleh jajaran bintang ternama. Theo James tampil menantang dengan memerankan dua karakter sekaligus, Hal dan Bill.
Christian Convery turut hadir sebagai versi muda dari saudara kembar tersebut. Kehadirannya memberi dimensi emosional pada kisah yang melintasi masa kecil hingga dewasa.
Nama besar Elijah Wood juga ikut memperkuat film ini sebagai Ted Hammerman. Sementara Tatiana Maslany dipercaya memerankan sosok ibu, Lois Shelburn.
Baca Juga: Sinopsis Captain America: Brave New World Hadirkan Red Hulk dan Konflik Politik di Gedung Putih
Deretan pemain lain antara lain Sarah Levy sebagai bibi Ida, Colin O’Brien sebagai Petey, dan Rohan Campbell yang berperan sebagai Ricky. Kehadiran mereka menambah dinamika dalam alur cerita.
Sinopsis film ini berpusat pada Hal dan Bill, saudara kembar yang menemukan mainan monyet tua milik ayah mereka di loteng rumah. Awalnya, benda itu terlihat tak berbahaya.
Namun, setiap kali monyet tersebut membunyikan simbalnya, satu demi satu orang di sekitar mereka meninggal secara tragis. Sejak saat itu, ketakutan mulai menghantui kehidupan keluarga mereka.
Baca Juga: Sinopsis Warfare: Film Perang yang Tampilkan Pertempuran Sengit Navy SEAL di Ramadi Irak
Sebagai anak-anak, Hal dan Bill mencoba membuang dan menghancurkan mainan misterius tersebut. Sayangnya, upaya mereka selalu berakhir gagal.
Kutukan itu terus membayangi hingga mereka dewasa. Saat peristiwa tragis kembali terjadi, keduanya dipaksa mencari cara menghentikan teror yang tidak pernah berhenti.
Film ini memadukan elemen horor supernatural dengan drama keluarga. Penonton diajak menyaksikan bagaimana trauma masa kecil berubah menjadi beban yang menghantui seumur hidup.
Meski mengalami penyesuaian alur, The Monkey tetap setia pada esensi cerita aslinya. Suasana mencekam dibangun secara konsisten hingga mencapai klimaks menegangkan.
Dengan reputasi Stephen King sebagai maestro horor, film ini diyakini mampu memenuhi ekspektasi penggemar setianya. Osgood Perkins membawa pendekatan visual yang menambah lapisan kengerian.
Bagi pencinta kisah horor klasik, film ini menjadi tontonan yang layak masuk daftar wajib. Misteri kutukan monyet tua menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton.
Baca Juga: Air Mata di Ujung Sajadah 2: Kisah Cinta Ibu, Pengorbanan, dan Dilema Keluarga yang Menguras Emosi
Pertanyaan terbesar yang menggantung adalah: mampukah Hal dan Bill memutus kutukan yang menghantui keluarganya selama puluhan tahun? Jawabannya hanya bisa ditemukan di layar bioskop.
Dengan kombinasi cerita legendaris, aktor berbakat, dan arahan sutradara mumpuni, The Monkey siap menjadi salah satu film horor paling ditunggu di tahun 2025.
