PEPO.id - Nama Yandy Laurens tengah menjadi perbincangan hangat setelah film terbarunya, Sore: Istri dari Masa Depan (2025), resmi dipilih mewakili Indonesia di ajang Oscar 2026.

Film itu berhasil masuk ke dalam kategori Best International Feature Film di ajang Academy Awards ke-98 yang akan berlangsung tahun depan.

Kabar membanggakan itu diumumkan langsung oleh rumah produksi Cerita Films melalui akun Instagram resmi mereka.

Baca Juga: Kekayaan Pemain Wednesday: Jenna Ortega Bersinar, Catherine Zeta-Jones Tetap Terkaya

“Film Sore: Istri dari Masa Depan terpilih menjadi perwakilan Indonesia untuk Best International Feature Film Oscar 2026. Kami terharu dan bersyukur. Terima kasih Komite Seleksi Oscar Indonesia,” tulis @cerita_films pada Selasa (9/9/2025).

Prestasi ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Yandy Laurens sekaligus mempertegas eksistensi perfilman Indonesia di ranah internasional.

Yandy dikenal sebagai sutradara dengan ciri khas emosional yang mendalam. Ia piawai menyuguhkan relasi antartokoh dengan sentuhan intim, lembut, sekaligus penuh simbolisme.

Baca Juga: Fedi Nuril Debut di Film Horor Sukma, Perankan Karakter Pengidap Skizofrenia

Karyanya tidak hanya menghibur, tetapi juga selalu meninggalkan kesan yang membekas bagi para penonton.

Lahir dengan nama lengkap Alexander Yandy Laurens di Makassar pada 9 April 1989, ia menempuh pendidikan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) jurusan Televisi dan Film.

Bakatnya sudah terlihat sejak kuliah. Film pendek tugas akhirnya berjudul Wan An (2012) berhasil memenangkan Piala Citra untuk Film Pendek Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI).

Baca Juga: Didik Nini Thowok Jadi Dukun Manten di Film Horor Perempuan Pembawa Sial

Kesuksesan Wan An membuka jalannya ke layar lebar. Debut film panjangnya, Keluarga Cemara (2018), meraih sukses besar baik dari sisi komersial maupun kritik.

Film tersebut membuat Yandy bersama Gina S. Noer meraih Piala Citra untuk Penulis Skenario Adaptasi Terbaik.

Namanya makin melambung melalui film Falling In Love Like In Movies (2023) yang meraih tujuh nominasi di FFI 2024, termasuk kategori Sutradara Terbaik.

Baca Juga: Meriam Bellina Kenang Pengalaman Jadi Caregiver, Selaras dengan Perannya di Film Agape The Unconditional Love

Pada 2024, Yandy meluncurkan film keluarga 1 Kakak 7 Ponakan, yang semakin menegaskan konsistensinya dalam menghadirkan kisah humanis.

Puncak prestasinya hadir pada 2025 lewat Sore: Istri dari Masa Depan, adaptasi dari web series ciptaannya pada 2017.

Film ini mengangkat kisah romantis berlatar sci-fi tentang Jonathan, fotografer Indonesia di Kroasia, yang bertemu wanita misterius bernama Sore yang mengaku sebagai istrinya dari masa depan.

Baca Juga: The Conjuring: Last Rites, Akhiri Perjalanan Horor Ed dan Lorraine Warren di 2025

Proses syuting dilakukan di Kroasia, Finlandia, dan Indonesia, untuk menghadirkan nuansa visual yang mendukung perjalanan emosional para tokoh.

Lewat gaya sinema yang halus dan penuh rasa, Sore akhirnya terpilih menjadi wakil Indonesia di Oscar 2026. Meski sudah 27 kali mengirim film sejak 1987, Indonesia belum sekalipun berhasil menembus nominasi resmi.