PEPO.id — Bupati Bogor Rudy Susmanto melaksanakan i’tikaf dan shalat tahajud berjamaah bersama para ulama, tokoh agama, serta masyarakat pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Kegiatan ibadah tersebut berlangsung khusyuk pada Jumat dini hari (13/3/2026) dan diikuti pula oleh unsur Forkopimda serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.
Rangkaian ibadah diawali dengan pelaksanaan shalat tahajud berjamaah yang dilanjutkan dengan i’tikaf di masjid. Setelah itu, kegiatan diteruskan dengan sahur bersama sebelum ditutup dengan pelaksanaan shalat subuh berjamaah.
Suasana malam yang tenang dimanfaatkan jamaah untuk bermunajat dan memanjatkan doa, memohon ampunan, keberkahan, serta keselamatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor dan bangsa Indonesia.
Baca Juga: Digitalisasi Masjid ISalaam Garapan DMI Kabupaten Bogor Berpeluang Jadi Proyek Percontohan Nasional
Rudy Susmanto menyampaikan bahwa sepuluh malam terakhir Ramadan memiliki makna yang sangat istimewa bagi umat Islam. Momentum tersebut menjadi waktu yang dianjurkan untuk meningkatkan ibadah sekaligus memperkuat kedekatan spiritual dengan Allah SWT.
“Alhamdulillah malam ini kami bisa melaksanakan i’tikaf dan shalat tahajud bersama masyarakat. Dalam keheningan malam, kita bermunajat memohon ampunan, keberkahan, serta perlindungan bagi Kabupaten Bogor dan bangsa Indonesia,” ujar Rudy.
Ia berharap kegiatan ibadah bersama tersebut dapat memperkuat keimanan sekaligus menghadirkan ketenangan batin bagi masyarakat. Selain itu, momentum Ramadan juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan nilai kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperbanyak ibadah di penghujung bulan Ramadan.
Menurut Rudy, semangat spiritual yang terbangun selama Ramadan diharapkan tidak hanya dirasakan selama bulan suci, tetapi juga dapat terus menjadi inspirasi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.***



