PEPO.id — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Hal itu disampaikannya dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Bogor yang membahas sejumlah agenda strategis daerah, Rabu (6/5/2026).
Menurut Rudy, pembangunan tidak dapat berjalan optimal jika hanya bertumpu pada pemerintah daerah. Dukungan legislatif serta partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kekuatan penting dalam memastikan setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kekuatan terbesar kita adalah dukungan masyarakat. Kolaborasi menjadi kunci dalam membangun Kabupaten Bogor ke depan,” tegas Rudy.
Baca Juga: Kabupaten Bogor Bidik Juara Porprov, Rudy Susmanto Fokus Prioritaskan Pembinaan Atlet Lokal
Rapat paripurna tersebut turut membahas beberapa agenda penting, di antaranya penetapan keputusan DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, usulan prakarsa DPRD terkait pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat, hingga pembukaan masa persidangan baru DPRD.
Rudy menyampaikan, rekomendasi yang diberikan DPRD terhadap LKPJ akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperbaiki berbagai sektor pembangunan. Ia menilai, masukan dari legislatif merupakan representasi langsung dari kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
“Seluruh rekomendasi DPRD terhadap LKPJ menjadi catatan penting bagi kami di Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berbagai rekomendasi tersebut mencakup banyak sektor strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, layanan kesehatan, hingga penguatan sumber daya manusia.
Selain menyoroti pembangunan daerah, Rudy juga mengapresiasi langkah DPRD yang mengusulkan rancangan peraturan daerah tentang pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat. Menurutnya, keberagaman budaya yang dimiliki Kabupaten Bogor merupakan identitas daerah yang perlu dijaga bersama.
“Bogor memiliki karakteristik wilayah yang beragam dengan akulturasi budaya yang kuat. Ini menjadi kekayaan yang harus kita rawat bersama,” jelasnya.***



