PEPO.id — Bupati Bogor Rudy Susmanto menekankan pentingnya optimalisasi aset daerah melalui penguatan peran PT Sayaga Wisata sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor pariwisata.
Ia mendorong agar seluruh potensi wisata dan aset milik pemerintah daerah dapat dikelola secara lebih produktif dan memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah.
Hal tersebut disampaikan Rudy saat menghadiri tahapan wawancara akhir calon direksi PT Sayaga Wisata periode 2026–2031 yang digelar di Hotel Horison Sayaga, Cibinong, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, Kabupaten Bogor memiliki sejumlah aset strategis yang belum sepenuhnya dimaksimalkan, mulai dari destinasi wisata alam hingga fasilitas pendukung seperti rest area dan unit usaha pariwisata lainnya.
Baca Juga: Rudy Susmanto Dorong Gerakan Bersama Wujudkan Lingkungan Bersih di Kabupaten Bogor
Karena itu, diperlukan pengelolaan yang lebih terarah agar aset tersebut tidak hanya menjadi potensi, tetapi benar-benar menghasilkan nilai ekonomi.
“Pengembangan BUMD ini tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Harus ada inovasi dalam mengelola aset dan potensi wisata yang kita miliki agar memberikan dampak langsung bagi daerah,” ujar Rudy Susmanto.
Ia menegaskan, Sayaga Wisata ke depan diharapkan tidak hanya berfokus pada satu sektor usaha, seperti perhotelan, tetapi juga mampu mengembangkan berbagai potensi wisata lain yang ada di Kabupaten Bogor. Beberapa di antaranya meliputi kawasan pemandian air panas, Goa Gudawang, hingga penguatan layanan perjalanan wisata.
Menurut Rudy, diversifikasi pengelolaan aset menjadi kunci agar BUMD mampu tumbuh lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar pariwisata yang terus berkembang.
Baca Juga: Bupati Bogor Hadiri Shalat Subuh Berjamaah, Ajak Warga Kuatkan Iman dan Pererat Silaturahmi
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya evaluasi kinerja secara berkala untuk memastikan seluruh unit usaha BUMD berjalan efektif, sehat secara finansial, dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
“BUMD harus memberi keuntungan dan manfaat nyata bagi daerah. Tidak cukup hanya berjalan, tapi harus tumbuh dan berkembang,” tegasnya.***



