PEPO.id — Langkah tanggap darurat diambil jajaran pimpinan daerah dalam menanggulangi musibah kebakaran lahan di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang.

Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, turun langsung mendampingi Bupati Bogor Rudy Susmanto guna mengawal operasi pemadaman di lokasi kejadian pada Senin malam (7/9/2026).

Inspeksi lapangan tersebut digulirkan untuk mengonsolidasikan kekuatan serta memastikan pergerakan tim gabungan berjalan cepat, presisi, dan terintegrasi di bawah komando taktis.

Baca Juga: Gempur Sisa Asap TPA Galuga dari Udara, Rudy Susmanto Kerahkan Helikopter Water Bombing TNI AU

Dalam penanganan di area terdampak, Ade Ruhandi dan Bupati Bogor berkonsolidasi erat dengan Kapolres Bogor, jajaran Forkopimda, Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan, BPBD, serta unsur TNI-Polri yang berjibaku memadamkan si jago merah.

Guna mencegah munculnya korban jiwa akibat paparan asap pekat mau pun risiko rembetan api, Wabup Ade Ruhandi mengimbau masyarakat sekitar untuk tidak mendekati radius berbahaya TPAS Galuga.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjauh dari lokasi kebakaran dan tidak mendekati area yang masih berbahaya. Ini demi keselamatan bersama dan agar petugas dapat bekerja secara maksimal dalam melakukan pemadaman,” ujar Ade Ruhandi di lokasi.

Baca Juga: Cegah Api Merambat ke Lahan Baru TPA Galuga, Pemkab Bogor Buat Parit Pembatas dan Mobilisasi Alat Berat

Ia memberi penekanan bahwa sterilisasi lokasi dari kerumunan warga sangat krusial untuk memberikan ruang gerak bebas bagi armada tangki air dan petugas pemadam yang terus memburu titik api.

Di samping itu, Ade menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi pantang menyerah seluruh personel gabungan yang bersiaga menembus pekatnya asap dan potensi bahaya di lapangan sejak malam hari.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran TNI-Polri, Pemadam Kebakaran, Forkopimda, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras serta bergerak bersama dalam menangani kejadian ini,” tuturnya.

Ade berharap pengerjaan terpadu lintas instansi ini dapat segera menyterilkan tumpukan limbah yang membara sehingga iklim lingkungan serta aktivitas masyarakat di Cibungbulang kembali pulih.

“Semoga api dapat segera dipadamkan dan situasi kembali aman serta kondusif. Mari kita bersama-sama menjaga keselamatan dan lingkungan sekitar,” pungkasnya.***