PEPO.id — Kabupaten Bogor berencana menambah sejumlah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan strategis yang memiliki tingkat lalu lintas tinggi.

Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan fasilitas penyeberangan yang aman dan nyaman akan menjadi perhatian pemerintah daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Rudy saat meninjau Skywalk Tegar Beriman sekaligus berdialog dengan warga mengenai kebutuhan infrastruktur penunjang keselamatan pejalan kaki di wilayah Kabupaten Bogor.

Menurut Rudy, usulan pembangunan JPO terus bermunculan dari masyarakat, terutama di lokasi-lokasi yang ramai aktivitas dan padat kendaraan.

Baca Juga: Dua Tahun Berturut-turut WTP, Rudy Susmanto Minta Jajaran Pemkab Bogor Tak Cepat Puas

Beberapa titik yang paling banyak diusulkan berada di kawasan depan Cibinong City Mall (CCM) dan Simpang Empat Kandang Roda yang selama ini dikenal sebagai salah satu simpul lalu lintas tersibuk di Cibinong.

Meski demikian, Rudy menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan pendanaan daerah.

"Memang beberapa titik berharap ada, yang menyampaikan di depan Cibinong City Mall dan Simpang Empat Kandang Roda. Kebutuhan kita banyak, tapi satu per satu. Kita ingin pembangunan tidak sepenuhnya menggunakan APBD, melainkan melalui kolaborasi berbagai pihak untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bogor," ujar Rudy.

Ia menjelaskan, pola pembangunan berbasis kemitraan menjadi salah satu strategi yang tengah didorong Pemerintah Kabupaten Bogor.

Dengan melibatkan pihak swasta maupun sponsor, pembangunan fasilitas publik dapat terus berjalan tanpa mengganggu anggaran untuk program-program prioritas lainnya.

Baca Juga: Ratusan ASN Ikut Andil, Bupati Cup 2026 Jadi Wadah Pererat Silaturahmi Pegawai Pemkab Bogor

Rudy mencontohkan pembangunan Skywalk Tegar Beriman yang sepenuhnya didanai oleh sponsor.

Menurutnya, proyek tersebut tidak menggunakan anggaran yang dialokasikan untuk penanganan kemiskinan maupun stunting.

"Kami tidak melakukan realokasi anggaran kemiskinan maupun stunting. Semuanya tetap berjalan penuh. Pembangunan Skywalk Tegar Beriman ini 100 persen berasal dari sponsor Bank Jabar," katanya.

Selain berfungsi sebagai sarana penyeberangan yang lebih aman, Skywalk Tegar Beriman juga dirancang agar dapat diakses seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Namun demikian, Rudy mengakui fasilitas tersebut masih memerlukan penyempurnaan sebelum dapat beroperasi secara optimal.

Untuk itu, Pemkab Bogor memutuskan menutup sementara skywalk guna memastikan seluruh aspek keamanan dan konstruksi telah memenuhi standar yang ditetapkan.

"Kami minta tim pelaksana mengecek kembali seluruh struktur bangunan. Karena JPO ini baru selesai dan sudah digunakan dengan kapasitas cukup besar, kami ingin memastikan material dan konstruksinya benar-benar aman sehingga ke depan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan nyaman," tegasnya.***