PEPO.id - Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan mengajak para kader Posyandu untuk melakukan senam bersama di Plaza Pemkot Bekasi, Jumat 8 September 2023.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto hadir bersama Ketua Forum Kota Bekasi Sehat, Wiwiek Hargono dan para pejabat Pemerintah Kota Bekasi.
Selain itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyerahkan bantuan 1047 Antropometri untuk posyandu di Kota Bekasi yang diserahkan secara simbolis untuk 12 Kecamatan se-Kota Bekasi.
Dalam acara tersebut, hadir juga anggota DPRD Kota Bekasi Rudy Heriansyah dari fraksi PDIP Perjuangan, Evi dari Fraksi PAN dan Ibnu Hajar Tanjung dari fraksi Gerindra bersama menyerahkan alat tersebut kepada para kader posyandu.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Beri Klarifikasi Terkait Tri Adhianto Sebut Nama Pj Wali Kota
Jenis alat antropometri satu set ini terdiri dari timbangan dewasa digital, timbangan bayi digital, pengukur tinggi badan, pita lila, pengukur panjang bayi.
Tujuan dari penyerahan alat ini untuk meningkatkan validitas dan akurasi pengukuran pertumbuhan balita.
Melalui alat yang standar sesuai dengan Permenkes yang terlaksana di Posyandu serta menentukan status gizi balita untuk menentukan stunting atau tidak.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dalam sambutannya mengatakan bahwa Kota Bekasi menargetkan untuk menjadikan Kota Bekasi Sehat dan pastinya dibantu dengan para kader posyandu yang bisa menyesuaikan data real apakah balita terdampak pada stunting atau tidak.
Baca Juga: Buka Bekasi Investment Gathering, Tri Adhianto Ucapkan Terima Kasih untuk Pelaku Usaha
Sebab itu, Pemerintah Kota Bekasi menyerahkan alat antropometri kepada para posyandu di Kota Bekasi.
"Karena tolak ukur kota dinyatakan sehat yakni tidak adanya stunting atau zero stunting, semoga dengan adanya bantuan ini bisa fokus kepada penyesuaian data hingga zero stunting, dan target akan tercapai," kata Tri Adhianto.
Ia menegaskan juga kepada Ketua Forum Kota Bekasi Sehat untuk bekerja sama dengan para lurah dan camat untuk segera melakukan survey dan bergerak cepat agar dalam pencegahan stunting ini bisa dapat hasilnya, dipastikan dengan survey tersebut bahwa balita ataupun bayi bisa terdeteksi.
Dalam kegiatan yang diiringi senam bersama, Wali Kota Bekasi mengajak beberapa para ibu kader posyandu untuk menjawab pertanyaan dan mendapatkan souvenir berupa sepatu menarik.***

