PEPO.id - Saat memasak untuk menu buka puasa, para Ibu biasanya mencicipi makanan tersebut.
Hal ini biasa dilakukan para Ibu agar makanan yang dimasak saat buka puasa tidak hambar dan asin.
Tapi apakah mencicipi makanan saat puasa membatalkan puasa?
Ustadz Abdul Somad mengatakan bahwa mencicipi makanan saat puasa itu tidak membatalkan puasa.
Baca Juga: Resep Sop Daging Ala Masakan Ibu, Cocok untuk Hidangan Pelengkap saat Berbuka Puasa
Namun satu hal yang perlu diingat, terutama Ibu-ibu, adalah mencicipinya harus di ujung lidah.
"Yang membolehkan mencicipi masakan itu Mazhab Hambali, karena rasa itu di ujung lidah," kata Ustadz Abdul Somad.
Setelah ibu-ibu mencicipi makanan sebaiknya jangan ditelan, tetapi dimuntahkan lagi agar tidak membatalkan puasa.
"Karena yang dimaksud membatalkan puasa itu adalah memasukkan sesuatu ke dalam rongga," ucap Ustadz Abdul Somad.
Baca Juga: Wisata Kuliner Jepara Terbaru yang Selalu jadi Tempat Favorit Wisatawan
Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa rongga berarti lambung dan usus. Menilik dari penjelasan tersebut, merujuk pada mazhab Imam Hambali, mencicipi makanan dengan ujung lidah tidak membatalkan puasa.
Namun menurut Ustadz Abdul Somad, beliau tidak pernah mencicipi makanan selama berpuasa.
"Tapi saya pribadi tidak mengamalkan. Saya kalau dalam masalah fiqih, termasuk yang ketat," ungkap Ustadz Abdul Somad.
Ustadz Abdul Somad juga mengingatkan umat muslim, terutama ibu-ibu, yang sedang memasak supaya bisa berhati-hati agar puasa di bulan Ramadhan yang sedang dilaksanakan tidak dipandang makruh.***

