PEPO.id - Dunia politik begitu liar dan penuh dinamika. Kalau kamu tidak punya mental kuat, silahkan mundur.

Senada dengan mendapatkan hati seorang janda. Sebab, bukan perkara mudah untuk mendapatkan hati dan kenikmatannya.

Dua tahun lalu, aku berani nekat terjun dalam dunia politik untuk menjadi gubernur di suatu wilayah perkotaan.  Sebab, ambisi cukup besar. Untuk memuluskan bisnis tambang yang tengah aku kelola dan mendapatkan banyak wanita.

"Dengan berkuasa aku makin bebas urus perizinan dan mendapatkan wanita," jelasnya.

Baca Juga: Diserang hingga Difitnah Haters Usai Gugat Cerai Indra Bekti, Aldila Jelita Bakal Laporkan ke Polisi

Aku berani berkata seperti itu, sebab memang menjadi suatu kebiasan yang sudah melekat bagi para pejabat. 

Mereka haus berkuasa hanya memikirkan kepentingan pribadi ketimbang rakyat.

Aku tidak bodoh, aku tidak mau menjadi pejabat jujur. Kalau jujur dan mengedepankan kepentingan rakyat, aku bakal kalah, dihilangkan, dan bisa saja dipenjarakan.

Pasalnya, banyak pejabat jujur yang sudah merasakan kondisi itu.

Baca Juga: Objek Wisata Klaten Terkenal Bagus, Selalu Ramai Diserbu Wisatawan Lokal dan Mancanegara

"Terpenting aku lakukan semua sesuai arus yang ada saat ini dan main aman," pikirku.

Singkat cerita, demi menjadi gubernur aku harus menggalang suara terbanyak. Untuk itu, aku melakukan kampanye.

Uang dan sembako aku siapkan untuk menarik simpati masyarakat. Pada saat kampanye aku melihat seorang wanita cantik dan seksi. Ternyata wanita itu janda anak saru bernama Siska.

Aku langsung fokus kepadanya dan berpikiran ingin menggarapnya untuk memuluskan langkahku.

Baca Juga: Gisel dan Wijin Kepergok Tengah Berpelukan di Pojokan Klub Malam, Netizen: Birahi Mulu Itu Betina

"Mba mau menjadi tim suksesku untuk maju sebagai gubernur?, tanyaku kepada Siska.

"Mau, tetapi ada syaratnya. Jika menang, mas pinang aku sebagai istri," tantang Siska.

Aku terdiam sejenak. Kalau menang, tandanya aku harus siap poligami. Tanya berpikir panjang aku menyetujui tantangan itu.

"Ya, aku ambil tantangan itu," jelasku Akhirnya aku menang dan misiku berjalan.***