PEPO.id - Giring Ganesha, mantan vokalis Nidji yang kini berkarier sebagai politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dipanggil oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk bergabung dalam kabinet pemerintahan yang akan datang. Dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan, Giring mengaku telah menandatangani pakta integritas sebagai bentuk keseriusan atas mandat yang diberikan.

Meski belum secara spesifik menyebut jabatan yang akan diembannya, Giring mengungkapkan bahwa tugas besar yang dibahas bersama Prabowo dan Fadli Zon berkaitan dengan pembangunan budaya Indonesia. "Kami memiliki tanggung jawab besar untuk membangun kembali identitas budaya Indonesia," ujar Giring dalam pernyataan singkatnya. Diskusi ini juga menandakan potensi keterlibatan Giring di sektor kebudayaan dalam pemerintahan baru.

Pemanggilan Giring ke kabinet menimbulkan beragam reaksi, terutama dari netizen, yang mengomentari peralihannya dari dunia musik ke politik. Beberapa bahkan menyarankan agar Giring kembali ke dunia musik daripada terjun di panggung politik. Beberapa pendukungnya berargumen bahwa pengalaman artistiknya dapat membawa perspektif baru dalam kebijakan budaya.

Baca Juga: Sandra Dewi Mengaku Tidak Terlibat dalam Pembelian Mobil Mewah Suami, Harvey Moeis

Selain Giring, sejumlah tokoh lainnya juga dipanggil untuk mengisi posisi strategis dalam pemerintahan Prabowo, termasuk Fadli Zon dan Budiman Sudjatmiko. Prabowo dilaporkan ingin membangun tim yang beragam untuk menangani berbagai isu penting, termasuk ekonomi, politik, dan kebudayaan.

Pemerintahan ini direncanakan akan dilantik pada 20 Oktober 2024, dengan susunan kabinet diumumkan tidak lama setelah pelantikan. Masyarakat kini menantikan perkembangan lebih lanjut mengenai siapa saja yang akan mengisi posisi strategis dalam kabinet dan bagaimana visi mereka untuk Indonesia ke depan.

Giring Ganesha, mantan vokalis Nidji yang kini berkarier sebagai politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dipanggil oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk bergabung dalam kabinet pemerintahan yang akan datang. Dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan, Giring mengaku telah menandatangani pakta integritas sebagai bentuk keseriusan atas mandat yang diberikan.

Baca Juga: Vista Putri Ungkapkan Dendam Lama pada Paula Verhoeven

Meski belum secara spesifik menyebut jabatan yang akan diembannya, Giring mengungkapkan bahwa tugas besar yang dibahas bersama Prabowo dan Fadli Zon berkaitan dengan pembangunan budaya Indonesia. "Kami memiliki tanggung jawab besar untuk membangun kembali identitas budaya Indonesia," ujar Giring dalam pernyataan singkatnya. Diskusi ini juga menandakan potensi keterlibatan Giring di sektor kebudayaan dalam pemerintahan baru.

Pemanggilan Giring ke kabinet menimbulkan beragam reaksi, terutama dari netizen, yang mengomentari peralihannya dari dunia musik ke politik. Beberapa bahkan menyarankan agar Giring kembali ke dunia musik daripada terjun di panggung politik. Beberapa pendukungnya berargumen bahwa pengalaman artistiknya dapat membawa perspektif baru dalam kebijakan budaya.

Selain Giring, sejumlah tokoh lainnya juga dipanggil untuk mengisi posisi strategis dalam pemerintahan Prabowo, termasuk Fadli Zon dan Budiman Sudjatmiko. Prabowo dilaporkan ingin membangun tim yang beragam untuk menangani berbagai isu penting, termasuk ekonomi, politik, dan kebudayaan.

Baca Juga: Dianggap Banyak Memutus Rezeki Orang, Mantan Karyawan Restoran Akhirnya Bongkar Sifat Asli Agus Salim Korban Penyiraman Air Keras

Pemerintahan ini direncanakan akan dilantik pada 20 Oktober 2024, dengan susunan kabinet diumumkan tidak lama setelah pelantikan. Masyarakat kini menantikan perkembangan lebih lanjut mengenai siapa saja yang akan mengisi posisi strategis dalam kabinet dan bagaimana visi mereka untuk Indonesia ke depan.

(Muhammad Ali)