PEPO.id - Sedang mencari kuliner khas Situbondo yang terkenal enak? Simak artikel ini sampai selesai.

Beragam kuliner khas Situbondo yang wajib Anda coba bersama keluarga saat libur akhir pekan.

Dilansir Pepo.id dari berbagai sumber, berikut 10 kuliner khas Situbondo. 

1. Nasi Karak

Nasi karak juga menjadi salah satu makanan khas Situbondo dan banyak dijual di pinggiran kota.

Untuk menemukan nasi karak, Anda bisa menuju toko di sebelah SMAN 2 di Jalan Anggrek Situbondo.

Baca Juga: Resep Ikan Goreng Saus Tiram, Cocok Disajikan untuk Menu Makan Siang Bersama Keluarga

Setelah makan nasi karak, nikmati minuman khas Situbondo Es Podeng.

Ciri khas Nasi Karak adalah tambahan sedikit parutan kelapa pada nasinya. Sedangkan lauk pauk khas Nasi Karak adalah tahu dan tempe goreng atau tuna untuk menambah keseruan.

Bagaimana? Sudah penasaran dan penasaran ingin keluar dan bermain mencari suguhan khas Situbondo?

2. Tajin Palappa

Tajin berarti bubur di Madras dan palapa berarti bumbu.

Dengan kata lain, tajin palapa adalah bubur yang dibumbui dengan bumbu khusus, campuran kacang-kacangan, sayuran, dan rempah-rempah lainnya.

Sarapan pagi di Situbondo ini juga cukup populer, dan banyak yang sudah habis terjual sekitar jam 9 pagi. Harga satu porsinya juga sangat murah, hanya tiga sampai lima ribu dong.

Menu palapa tajin ini biasanya ditemukan di warung-warung kecil di pinggiran Situbondo. Tajin palapa biasanya disajikan dengan tauge, kangkung dan ote-ote goreng yang dipotong dadu.

Penjual tepung palapa sering juga menjual makanan khas Situbondo lainnya yaitu rujak cingur.

Baca Juga: Bocah 12 Tahun Ini Rela Merawat Ayahnya yang Mengidap Tumor Otak Sampai Berhenti Sekolah

3. Nasi Sodu Situbondo

Hidangan ini berupa kari nasi dengan labu dan kacang panjang, atau dengan wortel dan buncis.

Ciri khas Nasi Sodu adalah kuah santan dan lauk tuna yang dimasak dengan bumbu merah. Selain itu sambalnya juga unik, yaitu sambal tauge yang disebut cengek.

Nasi sodu juga lebih enak jika disajikan dengan reginang, jajanan khas Situbondo.

Nama sodu berasal dari fakta bahwa pada masa lalu, makanan ini dimakan dengan sendok yang terbuat dari daun pisang yang dilipat dan ditusuk dengan lidi. Kegiatan menusuk tongkat ini disebut sodu dalam bahasa Madrasi.

Namun saat ini soda rice biasanya disajikan dengan sendok biasa karena lebih praktis.

Makanan khas Situbondo ini bisa Anda nikmati di Awar-awar, Situbondo, warung mesudu khas di Asembagus.

4. Bakso Tekwoleh

Bakso yang satu ini memang sempat viral dan ramai pengunjung saat pertama kali muncul, bahkan hingga saat ini pun masih ramai dikunjungi.

Tekwoleh itu sendiri sebenarnya singkatan dari akronim Jawa ‘nek gak entek digowo muleh’, artinya jika tidak habis bisa dibawa pulang.

Hal ini karena ukuran bakso tekwoleh cukup beragam dari yang kecil hingga yang besar disebut bakso kepala bayi.

Baca Juga: 5 Rumor Kasus Heboh Perselingkuhan Artis Indonesia di Pertengahan Tahun 2023

Meski begitu banyak juga lho yang bisa menghabiskan satu porsi bakso kepala bayi berdiameter sekitar 13 cm. Bakso tekwoleh ada tiga macam yaitu nomor 3 berdiameter 7 cm, nomor 2 berdiameter 10 cm dengan tetelan daging rusuk.

Nah yang nomor 1 berdiameter 13 cm dengan isi tetelan lebih banyak. Makanan khas Situbondo yang satu ini dikenal dengan nama bakso kepala bayi.

5. Rujak Cingur Situbondo

Apakah Kamu suka Rujak Cingur? Rujak cingur sebenarnya merupakan makanan khas Jawa Timur, khususnya di daerah tapal kuda.

Namun, beberapa orang tidak suka dengan sajian yang satu ini karena ada cingur atau lidah sapinya.

Meski begitu, Rujak Cingur tetap disukai, bahkan orang bule dari mancanegara menyebutnya sebagai salad versi Indonesia.

Isian yang digunakan yaitu mentimun, mangga muda, bengkuang, tahu, kedondong, taoge, kangkung, lidah sapi dan lainnya.

Bahan-bahan tersebut direbus lalu disuguhkan hangat dengan siraman bumbu atau saus kacang. Bumbu kacang makanan khas Situbondo ini yaitu cabai, gula merah, garam, bawang goreng, kacang tanah, pisang muda, petis dan air.

6. Sate Lalat

Lalak adalah bahasa madura dari lalat, lalu apakah sate lalat pakai daging lalat? Bukan kok, sate nya tetap pakai daging ayam namun ukuran potongan dagingnya yang kecil.

Baca Juga: Kisah Haru Pria Asal Bangladesh, Ikhlas Makan Nasi Garam Hari-hari Demi Bangun Rumah Impian di Kampung Halaman

Oleh sebab itu dikenal dengan nama sate lalat dengan rasa gurih yang khas.

Kalau mau mencoba makanan ringan khas Situbondo yang satu ini, Kamu bisa mampir ke jalan Argopuro, di depan MAN 2 Situbondo.

Sate lalak biasanya disajikan dengan lontong yang juga dipotong kecil-kecil dengan bumbu kacang yang khas dari Situbondo.

7. Ikan Bakar Asap

Makanan khas Situbondo selanjutnya adalah ikan bakar asap yang khas. Sebenarnya, jika Kamu berkunjung ke Situbondo melewati daerah Probolinggo, pasti terlihat banyak penjual ikan asap di pinggir jalan.

Namun, di Situbondo terdapat ikan bakar asap yang khas karena cara bakar asapnya menggunakan arang dari kulit kelapa.

Cara pembakaran atau pengasapan seperti inilah yang membuat rasa ikan bakar asap khas Situbondo berbeda.

Prosesnya juga tidak menggunakan api sama sekali karena setiap ada api yang muncul penjual pasti menyiram apinya.

Jadi, ikan benar-benar di asap, rasanya nikmat meski tanpa tambahan bumbu dan cocok dibawa pulang sebagai oleh-oleh khas Situbondo.

8. Nasi Acak Adut

Dari namanya saja sudah unik ya, nasi acak adut makanan khas Situbondo ini memang memiliki tampilan acak karena banyak lauknya.

Baca Juga: Profil Lengkap Andi Annisa yang Diduga Bikin Rumah Tangga Dahlia Poland dan Fandy Christian Retak

Beragam lauknya seperti oseng-oseng tahu tempe, pete, otok, ayam kecap, terong penyet dan lainnya. Untuk mencoba santapan nasi acak adut, kamu bisa main ke warung Bu Henik yang ada di depan BRI Panarukan, Situbondo.

9. Soto H. Fauzi

Soto H Fauzi adalah foto kesukaan satu keluarga. Jenis menu soto yang ditawarkan adalah soto ayam dan soto babat.

Kedua soto ini memiliki cita rasa yang belum pernah ada di daerah lain. Harga satu porsi hanya Rp 10.000 aja lho!

10. Nasi Rawon Makam Pahlawan

Nasi rawon makam pahlawan yang buka 24 jam. Selain rasanya yang nikmat juga memiliki harga yang lumayan memikat.

Satu porsi nasi rawon seharga Rp 15.000,- biasanya sih banyak orang yang membawa pulang Rawon tanpa nasi satu porsi sekitar Rp 20.000,-.

Demikian artikel mengenai 10 kuliner khas Situbondo, selamat mencoba.***