PEPO.id - Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat memberikan manfaat kesehatan jika diperoleh dalam jumlah yang tepat. Namun, jika terpapar secara berlebihan, sinar UV justru dapat membahayakan tubuh dan memicu gangguan kesehatan serius.

Matahari merupakan sumber utama sinar UV yang diperlukan tubuh untuk menghasilkan vitamin D secara alami. Vitamin ini berperan penting dalam menjaga kekuatan tulang dan gigi serta meningkatkan penyerapan kalsium.

Namun, manfaat sinar UV hanya bisa diperoleh jika tubuh mendapat paparan dalam jumlah yang tidak berlebihan. Sebaliknya, paparan yang berlebihan berisiko merusak jaringan tubuh dan meningkatkan peluang munculnya sejumlah penyakit berbahaya.

Baca Juga: Manfaat Paparan Sinar Matahari Pagi Bagi Tubuh, Salah Satunya Tingkatkan Mood dan Energi

Secara umum, sinar UV terbagi menjadi beberapa jenis, namun dua yang paling sering dijumpai adalah sinar UVA dan UVB. Sinar UVB hanya menjangkau permukaan kulit terluar (epidermis), sedangkan UVA mampu masuk hingga lapisan tengah kulit (dermis).

Inilah beberapa gangguan kesehatan yang mungkin muncul akibat terlalu banyak terpapar sinar ultraviolet:

1. Kulit Terbakar (Sunburn)
Sunburn atau kulit yang terbakar merupakan dampak yang paling umum terjadi karena paparan sinar UV berlebih. Gejalanya mencakup kemerahan pada kulit, rasa hangat, dan nyeri saat disentuh.

Tanda-tanda sunburn biasanya terlihat beberapa jam setelah terpapar sinar UV, meskipun dalam kondisi tertentu baru muncul setelah 1–2 hari. Bila tidak segera diatasi, kondisi ini bisa menyebabkan kulit bengkak, melepuh, bahkan dehidrasi yang menyebabkan tubuh terasa lemas.

Baca Juga: 9 Manfaat Sabun Pepaya untuk Kesehatan Kulit, Mengandung Vitamin dan Nutrisi Penting

Dalam kasus parah, kondisi ini memerlukan penanganan medis karena dapat menyebabkan komplikasi lebih serius pada kulit.

2. Kerusakan Mata
Sinar UV tak hanya membahayakan kulit, tapi juga bisa menimbulkan kerusakan pada mata. Paparan berulang pada mata dapat menurunkan kemampuan membedakan warna, menyebabkan penglihatan buram, bahkan mengakibatkan kebutaan permanen.

Oleh sebab itu, menjaga mata dari paparan sinar UV sangat penting, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.

Baca Juga: Jenis-jenis Vitamin yang Paling Baik untuk Kesehatan Kulit, Bisa Terlihat Sehat dan Awet Muda

3. Kanker Kulit
Paparan sinar UV secara berlebihan dapat memicu kanker kulit, terutama jenis karsinoma sel basal dan skuamosa yang tergolong serius. Bagian tubuh yang kerap terkena sinar matahari seperti wajah, leher, dan tangan paling mudah terkena dampaknya.

Apabila tidak ditangani segera, kanker kulit dapat menyebar ke area tubuh lain, bahkan sampai ke organ dalam, serta berisiko mengancam jiwa.

Untuk melindungi diri dari dampak buruk sinar UV, masyarakat disarankan mengambil langkah-langkah pencegahan berikut:

Baca Juga: 5 Bahan Alami untuk Kesehatan Kulit Wajah yang Bisa Menunda Proses Penuaan

1. Gunakan Krim Tabir Surya Secara Rutin
Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 setidaknya 15 menit sebelum keluar rumah, terutama saat siang hari. Ulangi pemakaiannya setiap satu jam, khususnya jika beraktivitas di bawah sinar matahari secara langsung.

Pemakaian tabir surya disarankan dilakukan bahkan ketika berada di dalam ruangan, serta diaplikasikan ke seluruh tubuh termasuk wajah, leher, telinga, bibir, dan mata.

2. Kenakan Pakaian Tertutup
Menggunakan pakaian tertutup seperti baju berlengan panjang, celana panjang, dan topi bertepi lebar dapat membantu menjaga kulit dari sinar matahari secara langsung.

Baca Juga: Mengapa Sunscreen Wajib dalam Rutinitas Skincare Harian? Ini Alasannya!

3. Hindari Paparan Matahari pada Jam Tertentu
Tingkat paparan sinar UV biasanya mencapai puncaknya antara pukul 10 pagi hingga 2 siang. Sebaiknya, hindari kegiatan luar ruangan pada waktu tersebut untuk mencegah kerusakan pada kulit dan mata.

4. Gunakan Kacamata Hitam
Melindungi mata sama pentingnya dengan melindungi kulit. Kacamata hitam atau kacamata anti radiasi yang memiliki perlindungan terhadap sinar UV sangat dianjurkan saat beraktivitas di luar ruangan.

Meskipun sinar UV memiliki risiko bagi kesehatan, bukan berarti tubuh tidak boleh terpapar sama sekali.

Baca Juga: 7 Cara Efektif Mencegah Katarak Sejak Dini, dari Gaya Hidup hingga Pemeriksaan Mata

Paparan sinar matahari pagi, terutama antara pukul 7 hingga 9, masih aman dan justru bermanfaat bagi tubuh.

Apabila Anda kerap beraktivitas di bawah terik matahari dan mulai merasakan keluhan seperti iritasi kulit, penglihatan terganggu, atau gejala lain akibat paparan sinar UV, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.