PEPO.id - Kebanyakan orang mengetahui manfaat jahe untuk pemanasan. Selain bermanfaat, jahe adalah salah satu rempah tersehat di luar sana.
Selain menghangatkan tubuh, jahe memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk melawan rasa mual.
Orang yang ingin menurunkan berat badan secara alami juga bisa merasakan manfaat jahe.
Jahe merupakan tanaman rimpang asli Asia Tenggara dan termasuk dalam famili Zingiberaceae.
Baca Juga: Tips Menjalankan Puasa Bagi Penderita Asam Lambung Agar Ibadah Lancar Maag Tidak Kambuh
Rimpang (bagian bawah batang) merupakan bagian yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Ini umumnya dikenal sebagai akar jahe atau hanya jahe.
Tanaman jahe juga dekat dengan tanaman kunyit, lengkuas, dan kapulaga.
Jahe biasanya digunakan segar, kering, bubuk, atau dalam bentuk minyak atau jus.
Jahe juga terkadang ditambahkan ke makanan olahan dan kosmetik.
Berikut enam manfaat jahe bagi kesehatan yang didukung oleh penelitian ilmiah sebagaimana dilansir dari Heatlhline.
Baca Juga: 6 Tips untuk Mendekati Pria Pemalu, Simak Cara Ini Baik-baik Agar Berhasil Dijadikan Pasangan
1. Dapat mengobati berbagai bentuk mual
Jahe mengandung gingerol, yang memiliki khasiat obat yang kuat
Salah satu manfaat jahe adalah mengurangi rasa mual dan muntah
Membantu meredakan mual dan muntah pada orang yang menjalani operasi jenis ini
Jahe juga dapat membantu mengatasi mual terkait kemoterapi, tetapi diperlukan lebih banyak penelitian.
Selain itu, jahe adalah salah satu bahan alami paling efektif untuk mengatasi mual terkait kehamilan seperti morning sickness.
Meskipun jahe dianggap aman, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi jahe dalam jumlah besar jika Anda sedang hamil.
Baca Juga: Resep Keju Mozarella Lumer dan Gurih, Camilan Sehat untuk Anak di Rumah
2. Membantu menurunkan berat badan
Menurut penelitian yang dilakukan pada manusia dan hewan, jahe bisa membantu menurunkan berat badan.
Dalam sebuah literatur tahun 2019 menyimpulkan bahwa suplemen jahe secara signifikan mengurangi berat badan, rasio pinggang-pinggul, dan rasio pinggul pada orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas.
Selain itu, sebuah studi tahun 2016 terhadap delapan puluh wanita dengan obesitas menemukan bahwa jahe juga dapat membantu mengurangi indeks massa tubuh (BMI) dan kadar insulin darah.
Kadar insulin darah yang tinggi inilah yang berhubungan dengan obesitas.
Baca Juga: Resep Tumis Tahu Cabe Ijo, Menu Sahur Sederhana Dengan Cita Rasa yang Nikmat
3. Mengatasi osteoarthritis
Osteoarthritis (OA) adalah masalah kesehatan yang umum terjadi.
Penyakit ini melibatkan degenerasi sendi di tubuh yang menyebabkan gejala seperti nyeri sendi dan kekakuan.
Satu tinjauan literatur menemukan bahwa orang yang menggunakan jahe untuk mengobati OA mereka mengalami pengurangan rasa sakit yang signifikan.
Studi lain pada 2011 menemukan bahwa kombinasi jahe topikal, damar wangi, kayu manis, dan minyak wijen dapat membantu mengurangi rasa sakit dan kekakuan pada orang dengan OA lutut.
4. Menurunkan kadar gula darah
Salah satu manfaat jahe untuk kesehatan adalah bisa menurunkan gula darah.
Baca Juga: 9 Cara Mencegah Risiko Penyakit Diabetes, Deteksi dari Sekarang Sebelum Terlambat
Meskipun penelitian ini relatif baru, tetapi disebutkan jahe memiliki sifat anti-diabetes yang kuat.
Dalam sebuah studi tahun 2015 menunjukkan 41 peserta dengan diabetes tipe 2 yang mengkonsumsi 2 gram bubuk jahe per hari mengalami penurunan kadar gula darah puasa sebesar 12%.
Namun, perlu diingat bahwa ini hanya satu studi kecil. Hasilnya sangat mengesankan, tetapi masih perlu dikonfirmasi dalam penelitian yang lebih banyak.
5. Membantu mengobati gangguan pencernaan kronis
Gangguan pencernaan kronis ditandai dengan nyeri berulang dan ketidaknyamanan di bagian atas perut.
Diyakini bahwa penundaan pengosongan lambung adalah penyebab utama gangguan pencernaan.
Menariknya, jahe terbukti mempercepat pengosongan lambung.
Pada sebuah penelitian, orang yang memiliki masalah pencernaan dan yang tanpa masalah pencernaan memerlukan waktu lebih cepat tuntuk mengosongkan perut setelah diberikan kapsul jahe dibandingkan mereka yang diberikan plasebo.
6. Melawan infeksi
Gingerol yang terkandung dalam jahe dapat membantu menurunkan risiko infeksi.
Faktanya, ekstrak jahe dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri, seperti bakteri dalam mulut.
Jahe segar juga efektif melawan virus pernapasan, penyebab umum infeksi pernapasan.
Dengan mengetahui manfaat jahe, Anda bisa menambahkan jahe ke dalam makanan dan minuman Anda.***


