PEPO.id - Galon air isi ulang menjadi salah satu alternatif konsumsi masyarakat.
Selain harganya yang relatif murah, toko-toko terdekat di sekitar rumah juga mudah dijangkau.
Namun, tidak semua galon air isi ulang berkualitas dan aman untuk diminum.
Ada juga air galon isi ulang yang mengandung bakteri dan virus. Galon air seperti ini tidak layak untuk diminum.
Baca Juga: Beri Bantuan 1047 Antropometri untuk Posyandu di Kota Bekasi, Tri Adhianto Fokus Cegah Stunting
Berikut tips memilih galon air isi ulang yang aman dikonsumsi.
Tips memilih air galon isi ulang aman dikonsumsi
1. Sumber air
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah sumber air galon isi ulang.
Air rumah tangga bisa berasal dari berbagai sumber seperti sumur gali, sumur pompa, air kran PDAM atau sumber air alami.
Pastikan kualitas air bersih dan bebas dari zat berbahaya.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Beri Klarifikasi Terkait Tri Adhianto Sebut Nama Pj Wali Kota
2. Air harus layak minum
Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No.1. Dokumen Nomor 492 Tahun 2010 mengatur bahwa baku mutu air minum yang baik adalah air yang tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau, dan tidak mengandung zat-zat yang membahayakan bagi tubuh.
Jika galon air tambahan yang dikonsumsi tidak memenuhi salah satu standar yang disebutkan, sebaiknya hindari konsumsi air tersebut.
3. Galon harus dalam kondisi baik
Salah satu yang harus diperhatikan pula yaitu kondisi kemasan air isi ulang, dalam hal ini adalah galon.
Perhatikan kondisi galon. Apakah ada cacat, ataupun dalam kondisi sangat kotor. Pastikan pula kondisi dalam tertutup baik agar tidak ada debu ataupun partikel lain yang masuk ke dalam galon.***


