PEPO.id - Film Man With No Past dibuka dengan latar Prancis tahun 1943 saat Perang Dunia Kedua berkecamuk. Sekelompok tentara Jerman tengah mengeksekusi sebuah keluarga yang diduga sebagai pembelot. Namun tiba-tiba, seorang pria muncul menyerang mereka, memicu baku tembak sengit. Adegan ini ternyata hanyalah sebuah vision, mimpi masa lalu dari seorang pria misterius yang bangun dengan kondisi amnesia total.

Pria tersebut tersadar di sebuah kamar motel tanpa ingatan sama sekali. Ia menemukan dompet tanpa identitas, pistol, dan kunci motor. Satu-satunya petunjuk adalah nama "Raider" yang tercatat di buku resepsionis motel, mengarah pada tanggal check-in 13 Oktober. Dengan informasi itu, Raider pun memulai perjalanan untuk menguak siapa dirinya sebenarnya.

Sementara itu, di sisi lain kota, pengusaha kaya bernama Paul Sunborn tengah merencanakan proyek pembangunan besar bersama anak buahnya, Jack, dan rekan seniman bernama Soak. Proyek ini menuai kontroversi karena akan menggusur banyak warga miskin. Meski mendapat masukan untuk tetap lanjut demi "kebaikan bersama", rencana itu harus mendapat persetujuan dari dewan kota.

Baca Juga: Ketika Nenek Pembunuh Jadi Legenda yang Tak Terlupakan, Film Old Woman with the Knife 2025

Raider kembali mendapat vision, kali ini tentang seorang gadis yang diculik. Ia lalu pergi ke sebuah bar milik Sally dan cucunya, Morgan. Di sana, Jack dan anak buahnya datang menagih pajak. Raider terkejut karena mengenali Jack sebagai salah satu tentara Jerman dalam visionnya, bersama dengan Sunborn dan Soak. Hal ini menambah teka-teki besar tentang keterkaitan masa lalu Raider.

Vision selanjutnya membawa Raider ke Roma tahun 180 M. Ia menyaksikan Morgan hampir dieksekusi. Sunborn, berperan sebagai senator, menawarkan kesempatan menyelamatkan Morgan hanya jika ada yang berani melawan para prajurit. Raider muncul dan bertarung, menyelamatkan Morgan dan putrinya. Saat sadar, Jack menemuinya, namun interaksi itu segera dihentikan oleh Detektif Ben Timons.

Ben mendapat informasi dari Sally dan Morgan bahwa Raider bukanlah orang jahat. Sally pun mengizinkan Raider tinggal di bar miliknya dan bekerja paruh waktu. Morgan kemudian menjelaskan bagaimana Jack dan anak buahnya bekerja untuk Sunborn yang memanfaatkan pungutan "pajak" palsu sebagai cara menekan warga.

Baca Juga: Perjalanan Gila Mickey 17: Ketika Manusia Dicetak Ulang dan Alien Jadi Sahabat

Vision berikutnya memperlihatkan pertarungan heroik Raider melawan lima prajurit demi menyelamatkan Morgan. Kemenangan itu menimbulkan kecurigaan Raider bahwa Sunborn memang selalu berperan sebagai tokoh kuat dalam setiap era vision-nya. Di sisi lain, Sunborn dan Soak merancang penculikan putri Roger Hammon, anggota dewan kota yang menolak proyek mereka.

Di bar, Raider mengobrol dengan Morgan, yang ternyata adalah pengacara Hammon. Ia buru-buru pergi menemui kliennya. Sementara itu, Sunborn dan Jack merancang strategi penculikan putri Hammon demi memaksa ayahnya menyetujui proyek mereka, meski Jack menjamin anak itu tak akan disakiti.

Soak diam-diam menghubungi Raider, menyatakan tahu siapa dia sebenarnya dan akan segera mengungkapkan kebenaran. Vision berikut membawa Raider ke Inggris tahun 1476. Ia melihat Morgan yang diadili oleh Sunborn karena tidak membayar pajak. Seorang wanita misterius berambut putih berusaha menghentikan eksekusi. Lalu Raider terbangun kembali.

Baca Juga: Ratusan Orang Nyanyikan Terbuang Dalam Waktu Bareng Cast Film Sore dan Barasuara

Raider kemudian menemui Detektif Ben dan menunjukkan artikel koran tentang anak hilang. Ben mengatakan kasus itu telah selesai. Raider menanyakan tentang Sunborn, namun Ben menolak menjawab lebih lanjut karena menyangkut kekuatan politik besar. Di titik ini, Raider mulai merasa bahwa semua orang yang muncul dalam vision-nya memiliki versi berbeda di setiap zaman.

Soak akhirnya menemui Raider di bar. Meski tak banyak diketahui orang, Raider menyadari Soak selalu muncul dalam vision sebagai penasihat Sunborn. Gerak-geriknya yang misterius menimbulkan kecurigaan. Setelah Soak pergi, Raider kembali mendapat vision di mana ia bertarung demi membela Morgan, namun lagi-lagi tersadar di dunia nyata.

Karena kebingungan, Sally membawa Raider ke seorang perempuan tua bernama Mokos di gereja. Mokos menjelaskan legenda dewa Slavia: Chanbok (dewa kebaikan) dan Bolobok (dewa kegelapan), yang diciptakan untuk terus bertarung seumur hidup mereka. Raider pun diyakini muncul di kota ini sebagai bagian dari takdir pertarungan antara dua kekuatan.

Baca Juga: Snow White Bangkit Melawan: Kisah Cinta, Pengkhianatan, dan Perebutan Tahta Kerajaan

Malamnya, Raider mendapat tawaran pekerjaan dari Jack atas rekomendasi Soak. Meski ragu, Raider tetap hadir dalam pertemuan kelompok mereka. Ia ikut merancang strategi penculikan anak Hammon. Namun dalam perjalanan, Raider kembali mendapat vision tentang eksekusi keluarga di masa Perang Dunia II yang diperintahkan oleh Jenderal Sunborn atas hasutan Soak.

Soak kemudian muncul dan mengklaim bahwa Raider adalah sosok abadi yang terus datang ke bumi untuk melakukan kebaikan, namun selalu kalah oleh kejahatan. Soak mengajak Raider menyerah pada sisi gelapnya dan menerima takdirnya. Di tengah percakapan itu, Soak tiba-tiba menghilang secara misterius.

Detektif Ben akhirnya mengungkapkan bahwa ia memeriksa sidik jari Raider, namun tak menemukan data apapun. Hal ini membuatnya percaya bahwa Raider adalah hantu. Raider tak memedulikannya. Esoknya, Sally menemukan kartu nama Soak bertuliskan "Mr. Kekacauan". Raider kemudian pergi dari bar tanpa pamit.

Baca Juga: Finch: Perjalanan Terakhir Manusia dalam Dunia Pascabencana dan Persahabatan dengan Robot

Di sisi lain, Sunborn mendapat amplop bertuliskan pesan yang familiar: "Tak ada kata terlambat untuk melakukan hal yang benar." Raider akhirnya bergabung dengan kelompok Soak, Jack, dan lainnya. Namun Sunborn muncul dan membatalkan rencana. Jack, yang ternyata sudah dibayar lebih oleh Soak, tetap melanjutkan aksi penculikan.

Aksi pengejaran terjadi ketika mobil putri Hammon, Annie, diburu oleh anak buah Jack. Mereka diarahkan ke jalan buntu tempat Soak dan Raider menunggu. Di saat genting, Sunborn muncul untuk menghentikan semuanya namun ditembak oleh Jack. Raider pun terpaksa melawan anak buah Jack dan menembaknya hingga tak berdaya.

Pertarungan klimaks terjadi antara Raider dan Soak. Keduanya saling mengarahkan senjata, namun peluru dari Sunborn justru menembus Soak. Raider sendiri tertembak dan nyaris tak sadarkan diri. Detektif Ben, Morgan, dan Sally datang menolong, namun Raider tak bisa diselamatkan. Ia meninggal, seperti yang terjadi dalam semua vision-nya.

Baca Juga: Superman Kembali Jadi Simbol Harapan: Kritik, Kejutan, dan Refleksi Sosial di Bawah Arahan James Gunn

Arwah Raider kembali ke gereja, menyaksikan penghormatan terakhir dari orang-orang yang ia lindungi. Luka di tangannya menghilang, pertanda akhir dari misi hidupnya. Ia menyadari bahwa ia ditakdirkan untuk terus kembali dan melawan kejahatan dalam berbagai era kehidupan. Film berakhir dengan kesan mendalam tentang siklus kebaikan dan pengorbanan.