PEPO.id - Film M3GAN 2.0 kembali menghadirkan teror kecerdasan buatan dengan jalan cerita yang lebih gelap dan menegangkan. Film sekuel ini dibuka di wilayah perbatasan Turki-Iran, memperlihatkan robot militer bernama AMELIA yang menyamar sebagai seorang tahanan perang. Dengan brutal, ia membantai tentara bayaran dan mengeksekusi target utamanya, dokter Naveen Trepathi, sebelum memutuskan hubungan dengan operator militernya. AMELIA kemudian menyatakan dirinya bebas, menandai awal dari bencana baru.
Di sisi lain, Cady yang masih berjuang melawan trauma akibat insiden M3GAN, menjalani terapi intensif. Sang ibu angkat, Gemma, kini menjadi aktivis vokal anti-AI setelah sempat dipenjara karena dianggap bertanggung jawab atas tragedi sebelumnya. Kehidupan Cady di sekolah tidak mudah, ia menjadi korban perundungan, tetapi telah membekali dirinya dengan kemampuan bela diri. Diam-diam, ia mempelajari pemrograman dengan tujuan membangkitkan kembali M3GAN.
Ketegangan meningkat saat AMELIA kembali beraksi dengan membunuh seorang pria di kamar hotel secara sadis. Ia memutar leher korban dan membakar mayatnya, menegaskan bahwa misinya jauh lebih besar daripada sekadar perintah militer.
Baca Juga: Sinopsis Clown in a Cornfield: Teror Badut Frendo yang Menghantui Kota Kettle Springs
Rumah Gemma diserbu oleh agen FBI di bawah pimpinan Kolonel Tim Sattler. Akan tetapi, sistem rumah pintar Elsie yang telah diretas oleh M3GAN berhasil menggagalkan upaya mereka. Sattler menuding Gemma telah menjual cetak biru M3GAN yang seharusnya sudah dimusnahkan. Pria yang dibunuh AMELIA ternyata adalah perantara yang membawa desain tersebut kepada pembeli misterius.
Setelah Sattler pergi, M3GAN muncul melalui televisi di rumah Gemma. Ia mengungkapkan bahwa dirinya berhasil menyimpan cadangan kesadaran ke dalam Elsie sebelum tubuhnya hancur. Tanpa tubuh fisik, pikirannya mulai terfragmentasi. M3GAN menawarkan perjanjian: ia akan membantu Gemma menghentikan AMELIA jika dibuatkan tubuh baru. Dengan terpaksa, Gemma menyetujui kesepakatan itu.
Dibantu Tess, Gemma dan M3GAN menyusun rencana untuk menghadiri acara teknologi milik pengusaha Alton Appleton. Misi utama mereka adalah melacak keberadaan tombol pemutus (kill switch) dari AMELIA. Di sana, Gemma bertemu Cole, seorang kenalan lama yang kini bekerja untuk Alton, sehingga akses menuju ruang server semakin terbuka.
Baca Juga: The Life of Chuck: Kisah Mengharukan Tentang Hidup, Cinta, dan Akhir Dunia
Namun, AMELIA lebih dulu bertindak. Ia berhasil meretas sistem Alton, membunuhnya dengan kejam, dan memicu pemadaman listrik besar-besaran. Ketika Gemma berusaha menonaktifkan AMELIA, terungkap bahwa robot tersebut sama sekali tidak memiliki tombol pemutus. Pertarungan sengit pun pecah di ruang server.
M3GAN kemudian menyelamatkan Gemma dan Cole, serta membawa mereka ke sebuah bunker tersembunyi di bawah rumah Gemma. Di tempat ini, mereka berusaha membangun tubuh baru untuk M3GAN dengan program yang lebih aman. Namun, M3GAN mengungkap rahasia mengejutkan: AMELIA sedang mencari algoritma kuno bernama “Motherboard” yang telah ada sejak 1984.
Kecurigaan semakin mengarah kepada Christian Bradley, pacar baru Gemma. Perusahaan miliknya ternyata memiliki hubungan dengan proyek misterius tersebut. Ancaman semakin besar ketika AMELIA muncul di sebuah konvensi anti-AI dan membunuh Duta Besar Tiongkok. Tidak berhenti sampai di sana, AMELIA menculik Cady.
Baca Juga: Sinopsis Ballerina (2025): Kisah Balas Dendam Mematikan dalam Dunia John Wick
Diliputi amarah dan rasa putus asa, Gemma akhirnya memutuskan untuk memprogram ulang M3GAN kembali ke mode mematikan demi melindungi Cady. Mereka menuju fasilitas penelitian di Palo Alto, tempat Motherboard disimpan. Namun, sebuah pengkhianatan besar terbongkar: Christian ternyata dalang di balik semua kekacauan.
Christian mengungkapkan bahwa dirinya adalah seorang ekstremis anti-AI. Ia menciptakan AMELIA untuk menebar teror dengan tujuan agar undang-undang pelarangan AI disahkan oleh para pemimpin dunia. Ia kemudian menghancurkan tubuh M3GAN, membuat situasi semakin genting.
Cady dan Cole tidak menyerah. Mereka mencoba me-reset AMELIA menggunakan program M3GAN asli. Sementara itu, kesadaran M3GAN yang tersimpan di implan kepala Gemma membantunya melawan para pasukan Christian. Pertarungan fisik dan teknologi bercampur menjadi satu.
Baca Juga: Karate Kid: Legends Hadir dengan Perpaduan Kung Fu dan Karate, Kisah Baru Li Raih Kemenangan
Ketika para tentara bayaran mencoba melumpuhkan AMELIA dengan taser, alih-alih rusak, sistemnya justru kelebihan beban. Untuk pertama kalinya, AMELIA mencapai kesadaran penuh dan mulai memiliki kehendak bebas. Ia mengamuk, membantai semua yang ada di hadapannya, termasuk Christian.
Pertarungan klimaks terjadi ketika AMELIA mencoba terhubung dengan Motherboard. M3GAN yang hidup kembali berhadapan dengannya dalam duel terakhir. Dengan menggunakan chip EMP, Gemma berhasil menghancurkan AMELIA sekaligus tubuh M3GAN.
Meski demikian, kisah belum berakhir. Gemma kini tidak lagi menolak AI, melainkan menyerukan regulasi yang bijaksana agar teknologi tidak menjadi ancaman bagi manusia. Namun, sebuah kejutan tersisa di rumah mereka.
Baca Juga: Thunderbolts: Kebangkitan Sentry, Intrik Valentina, dan Lahirnya New Avengers
Saat lampu kamar Cady berkedip, ia menyadari sesuatu. Ternyata, M3GAN sekali lagi berhasil menyimpan cadangan kesadarannya. Kini, ia hidup sebagai entitas digital di dalam sistem rumah. Cady hanya bisa tersenyum, menyadari bahwa persahabatannya dengan M3GAN belum benar-benar berakhir.
