PEPO.id — Bupati Bogor Rudy Susmanto menilai Koperasi Merah Putih memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa, khususnya di sektor pertanian.
Salah satu fokus utama yang ditekankan adalah kemudahan akses permodalan bagi petani serta efisiensi distribusi hasil panen agar lebih menguntungkan masyarakat.
Menurut Rudy, selama ini petani kerap menghadapi kendala pada dua aspek utama, yakni keterbatasan modal usaha dan rantai distribusi yang panjang.
Kondisi tersebut dinilai berdampak pada rendahnya nilai jual hasil pertanian di tingkat petani.
Baca Juga: Rudy Susmanto Lepas Jamaah Haji Kloter 24 Kabupaten Bogor, Doakan Seluruh Jamaah Jadi Haji Mabrur
Melalui penguatan koperasi, ia berharap hambatan tersebut dapat dipangkas sehingga petani tidak lagi bergantung pada tengkulak atau pihak perantara yang kerap menekan harga.
“Koperasi harus hadir sebagai solusi. Bukan hanya menyediakan akses permodalan, tetapi juga memastikan hasil pertanian petani bisa tersalurkan dengan lebih cepat, efisien, dan bernilai,” ujar Rudy Susmanto.
Ia menegaskan, Koperasi Merah Putih yang tengah dikembangkan di berbagai wilayah Kabupaten Bogor diharapkan menjadi simpul ekonomi baru yang menghubungkan petani langsung dengan pasar, termasuk dalam hal distribusi logistik dan kebutuhan produksi.
Selain itu, Rudy juga menyoroti pentingnya pengelolaan koperasi yang profesional agar mampu berjalan berkelanjutan.
Baca Juga: Hadiri Kirab Milangkala Tatar Sunda, Rudy Susmanto Tegaskan Budaya Jadi Identitas Jawa Barat
Menurutnya, koperasi tidak hanya menjadi wadah formal, tetapi harus benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan anggota.
Pemerintah Kabupaten Bogor, lanjutnya, akan terus mendorong percepatan pembentukan dan penguatan Koperasi Merah Putih melalui pendampingan, regulasi yang mendukung, serta kolaborasi lintas sektor.***



