PEPO.id — Kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto mulai menunjukkan hasil konkret.

Kabupaten Bogor berhasil menembus peringkat tiga besar sebagai kabupaten paling maju di Jawa Barat berdasarkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang dirilis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dalam laporan tersebut, Kabupaten Bogor meraih nilai 3,94, meningkat dari tahun sebelumnya yang berada di posisi keempat dengan skor 3,81.

Peningkatan ini sekaligus menandai penguatan daya saing daerah di tengah persaingan pembangunan antarwilayah yang semakin ketat.

Tak hanya di level provinsi, capaian itu juga mengantarkan Kabupaten Bogor ke peringkat keempat daerah paling maju di Pulau Jawa dengan nilai 89,940.

Baca Juga: Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Perkuat Peran TKPK Tekan Kemiskinan

Posisi ini mempertegas peran strategis Kabupaten Bogor sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan metropolitan.

Sejak awal kepemimpinannya, Rudy Susmanto menitikberatkan pembangunan pada tiga sektor utama: percepatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan investasi daerah.

Strategi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Selain itu, transformasi tata kelola pemerintahan turut menjadi fokus. Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) guna meningkatkan efisiensi birokrasi dan kualitas pelayanan publik.

Upaya ini berjalan beriringan dengan dorongan inovasi daerah serta pengembangan sektor unggulan seperti industri, pertanian modern, dan pariwisata.

Baca Juga: Pemkab Bogor Perkuat Pengawasan, Semua Pejabat PBJ Wajib Teken Pakta Integritas

Konektivitas wilayah yang terus diperbaiki juga memberikan dampak signifikan. Infrastruktur yang semakin terintegrasi mampu menekan biaya logistik sekaligus meningkatkan daya tarik investasi.

Dengan basis penduduk yang besar, Kabupaten Bogor memiliki potensi pasar yang kuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Kepala Bapperida Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji, menilai capaian tersebut tidak lepas dari arah kebijakan yang konsisten dari kepala daerah.

“Capaian ini menandakan bahwa dari sisi perencanaan, Kabupaten Bogor telah berjalan sesuai arahan Bupati Bogor, khususnya dalam meningkatkan iklim investasi. Dengan perencanaan yang terarah dan berkelanjutan, daya saing Kabupaten Bogor terus meningkat secara signifikan,” ujar Bambam.

Meski demikian, Rudy Susmanto tetap dihadapkan pada sejumlah pekerjaan rumah, terutama dalam pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kedua aspek tersebut dinilai krusial untuk memastikan hasil pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu.***