PEPO.id — Pemerintah Kabupaten Bogor akan menghadirkan pameran 45 artefak bersejarah peninggalan Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabat selama satu bulan penuh pada Ramadhan 2026.

Pameran bertajuk Hasanah Ukhuwah itu digelar di Gedung Laga Satria, Cibinong.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan nuansa spiritual yang lebih kuat bagi masyarakat selama bulan suci.

“Insya Allah akan mengadakan pameran benda-benda peninggalan Nabi besar Muhammad SAW dari beberapa museum yang ada di dunia, akan kita gelar selama 30 hari di bulan suci Ramadhan,” ujar Rudy, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: Sambut Bulan Ramadan, Bupati Bogor Ajak Warga Perkuat Ibadah dan Jaga Kebersamaan

Menurutnya, pameran tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda religi, tetapi juga sarana edukasi sejarah Islam bagi masyarakat Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

Ketua panitia pelaksana, Rike Iskandar, menjelaskan bahwa sebanyak 45 artefak bersertifikat akan dipamerkan. Koleksi tersebut mencakup peninggalan Rasulullah SAW, keluarga, hingga para sahabat.

“Nama acaranya Hasanah Ukhuwah, pameran artefak Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabat. Barang-barangnya ada sekitar 45 dan semuanya bersertifikat,” jelas Rike.

Artefak-artefak tersebut didatangkan dari Malaysia dan saat ini dalam proses pengiriman menuju Bogor.

Baca Juga: Bupati Bogor Pastikan Ramadhan di Tegar Beriman Tetap Hidup, UMKM Diberi Ruang Jualan 30 Hari Penuh

Meski tidak merinci seluruh daftar benda yang dipamerkan, Rike memastikan koleksi tersebut memiliki nilai sejarah tinggi dan telah melalui proses verifikasi.

Pameran rencananya diresmikan pada Jumat mendatang. Namun, masyarakat sudah dapat mulai berkunjung sehari sebelumnya untuk melihat langsung koleksi yang dipamerkan.

Lokasi pameran yang berdekatan dengan Masjid Raya Nurul Wathon dinilai strategis.

Pengunjung yang telah melaksanakan salat tarawih dapat langsung melanjutkan kunjungan ke Laga Satria tanpa harus berpindah kawasan jauh.

“Nanti setelah salat berjamaah di Masjid Nurul Wathon bisa langsung bergeser ke Laga Satria untuk melihat pameran,” ujar Rike.

Panitia mengimbau masyarakat yang hadir untuk menjaga ketertiban dan bersikap sopan selama berada di area pameran.

Selain sebagai ajang mengenal jejak sejarah Islam, kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum mempererat ukhuwah dan memperdalam pemahaman keagamaan.

Pemkab Bogor optimistis pameran tersebut akan menjadi salah satu agenda religi terbesar di wilayahnya selama Ramadhan 2026.

Kehadiran artefak-artefak bersejarah itu diharapkan mampu menarik antusiasme warga sekaligus memperkaya pengalaman spiritual masyarakat di bulan suci.***