PEPO.id — Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan apresiasi kepada para pekerja dan serikat buruh yang dinilai berhasil menjaga suasana tetap aman dan kondusif dalam peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) Tingkat Kabupaten Bogor, Kamis (7/5/2026).

Peringatan Mayday tahun ini berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menjadi ruang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pekerja, serta kalangan pengusaha di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Rudy menilai peran pekerja sangat penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Bogor. Ia pun menyampaikan terima kasih atas kontribusi para buruh yang selama ini ikut menciptakan hubungan industrial yang harmonis.

Baca Juga: Kolaborasi Pemerintah dan Warga Jadi Fokus Rudy Susmanto Bangun Kabupaten Bogor

“Alhamdulillah, pagi hari ini kami bersama serikat pekerja memperingati Hari Buruh Internasional Tingkat Kabupaten Bogor. Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pekerja yang telah menjaga kondusivitas daerah yang kita cintai bersama,” ujar Rudy Susmanto.

Menurutnya, semangat kebersamaan antara pemerintah, pekerja, dan dunia usaha harus terus dijaga agar Kabupaten Bogor mampu tumbuh menjadi daerah yang lebih maju, aman, dan sejahtera.

Ia berharap momentum Hari Buruh tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi penguat komunikasi dan kolaborasi antar seluruh elemen ketenagakerjaan di Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Ketua APINDO Kabupaten Bogor Abdul Hayi mengatakan peringatan Mayday memiliki makna penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang saat ini dihadapi dunia usaha dan sektor industri.

Baca Juga: Bupati Bogor Segera Realisasikan Jalur Tambang Terpisah demi Keselamatan Warga

Menurut Abdul Hayi, Kabupaten Bogor sebagai salah satu kawasan industri dan penyangga ekonomi nasional memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga stabilitas ketenagakerjaan sekaligus mendorong keberlanjutan ekonomi daerah.

“Mayday hadir mempersatukan sinergi pemerintah, pengusaha, dan pekerja. Momentum ini harus menjadi penguat kebersamaan untuk menjaga stabilitas daerah serta mendorong kesejahteraan pekerja dan kemajuan usaha bersama,” ungkapnya.

Ia menambahkan, hubungan industrial yang sehat perlu dibangun melalui komunikasi yang dialogis dan berorientasi pada solusi agar berbagai tantangan ketenagakerjaan dapat dihadapi bersama.***