PEPO.id — Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak seluruh masyarakat menjadikan setiap kibaran Bendera Merah Putih sebagai pengingat perjuangan para pahlawan sekaligus pemantik semangat persatuan, gotong royong, dan cinta Tanah Air.

Pesan itu disampaikan saat menyerahkan Bendera Merah Putih kepada 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor dan melepas Kontingen Jambore Nasional ke-12 Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Bogor di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Rabu (12/8/2026).

Menurut Rudy, bendera yang akan dikibarkan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor tidak boleh dipahami hanya sebagai simbol seremonial peringatan Hari Kemerdekaan. Ia menegaskan, di balik Merah Putih tersimpan semangat perjuangan para pendiri bangsa dan para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Pemkab Bogor Petakan Wilayah Terdampak Kekeringan dan Perkuat Antisipasi, Fokus Penuhi Kebutuhan Air Bersih

“Yakinlah, dalam setiap bendera yang berkibar ada semangat Sukarno, Hatta, Diponegoro, Panglima Sudirman, dan semangat perjuangan kita semua untuk mengisi kemerdekaan Indonesia,” ujar Rudy dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa penyerahan bendera kepada 40 kecamatan bukan sekadar pembagian atribut upacara, melainkan penyerahan nilai-nilai perjuangan yang harus diteruskan oleh seluruh masyarakat.

“Momentum ini bukan sekadar menyerahkan selembar kain merah putih, tetapi menyerahkan semangat juang bersama-sama,” katanya.

Rudy mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia lahir melalui perjuangan panjang yang dipenuhi pengorbanan besar. Menurutnya, setiap bendera yang berkibar hari ini mengandung sejarah jutaan tetes keringat, air mata, darah, bahkan nyawa para pejuang yang gugur demi mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.

Baca Juga: Bupati Bogor Dorong ASN Kerja Lebih Cepat Demi Program Prioritas: Tidak Ada Perubahan Tanpa Kerja Nyata

Karena itu, ia mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan dengan karya, kebersamaan, dan hal-hal positif yang bermanfaat bagi sesama. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mencederai perjuangan para pahlawan dengan tindakan yang merusak persatuan.

“Sesulit apa pun keadaan kita, jangan pernah menodai perjuangan para pahlawan yang telah memerdekakan bangsa ini,” tegasnya.

Bupati Bogor juga menekankan bahwa perjuangan bangsa tidak berhenti pada Proklamasi 17 Agustus 1945. Setelah kemerdekaan diproklamasikan, bangsa Indonesia masih harus berjuang mempertahankan keutuhan negara dan membangun masa depan yang lebih baik.

Menurut Rudy, pengorbanan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi generasi sekarang untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata.

“Sehebat apa pun kita, sebesar apa pun pengorbanan yang telah kita berikan, tidak akan sebanding dengan jasa para pejuang yang telah memerdekakan Indonesia,” pungkasnya.***