PEPO.id - Program Si Gundul merupakan kegiatan yang mengungkapkan kearifan lokal melalui karakter kuat yang disebut Si Gundul atau Heru Gundul.
Acara yang ditayangkan di televisi swasta ini kerap menampilkan kehidupan warga sekitar yang unik dan menarik.
Host Heru Gundul atau Si Gundul berperan penting dalam terlaksananya acara ini.
Selama melanglang buana, Gundul mendapat pengalaman unik di setiap tempat yang dikunjunginya.
Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Spaghetti Bolognese, Hidangan Khas Italia yang Jadi Favorit Masyarakat
Baru-baru ini Gundul berbagi cerita horor tentang pengalamannya di pedalaman Kalimantan.
Ia sudah lama tinggal di suku Dayak setempat, bahkan mendapat tato bunga terong yang memiliki arti khusus bagi suku Dayak.
Bagi suku Dayak, bunga terong melambangkan semangat nomaden yang bisa hidup dimana saja.
Heru Gundul bahkan memiliki dua tato bunga terong yang diberikan oleh seorang kepala suku dan anaknya di masing-masing lengannya.
Baca Juga: Kisah Antu Banyu Sungai Musi, Cerita Legenda yang Masih Dipercaya Masyarakat Sumatera Selatan
Tinggal di pedalaman Kalimantan membuat Heru Gundul penasaran tentang sosok Kuyang, makhluk mistis setempat.
Meskipun ia pernah mendengar tentang Kuyang, ia tidak pernah melihatnya secara langsung.
Heru menjelaskan bahwa Kuyang memiliki wujud yang hampir sama dengan deskripsi yang sering didengarnya, yaitu kepala dengan leher yang berdarah-darah dan mata yang menonjol. Bahkan dari mulutnya juga mengalir darah, mirip dengan makhluk seram yang disebut "leak."
Heru menjelaskan bahwa Kuyang sering digunakan dalam praktik ilmu hitam untuk menyerang musuh. Namun, Heru mengakui bahwa ia belum pernah melihat Kuyang secara dekat, meskipun pernah melihatnya sekali saat ia meninggalkan kampungnya.
Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Mochi Roll Mix Fruit, Jajanan Khas Korea yang Segar dan Kenyal
Kuyang dari Kalimantan adalah cerita mistis yang terkenal di Indonesia. Makhluk ini digambarkan sebagai seorang wanita dengan rambut kusam yang menjuntai, dan organ tubuhnya menggantung tanpa tubuh.
Kepala Kuyang dapat terbang bersama dengan organ tubuh seperti jantung, hati, dan usus. Saat terbang, Kuyang terlihat memiliki cahaya merah yang mengikutinya dari belakang.
Kuyang juga memiliki dua taring di mulutnya. Konon, Kuyang adalah makhluk yang diciptakan oleh seseorang yang menguasai ilmu hitam, dan untuk mempertahankan kekuatannya, mereka melakukan ritual melepaskan kepala dan mencari mangsanya di malam hari untuk mendapatkan keabadian.
Pada malam hari kuyang mencari darah bayi yang baru lahir, darah yang dikeluarkan wanita saat melahirkan serta darah dalam pembalut bekas menstruasi.
Baca Juga: Manfaat Jus Tomat Bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Sumber Nutrisi Terkaya
Agar korbannya tidak curiga, Kuyang biasanya mampu merubah dirinya menjadi seekor kucing atau menjadi burung.
Pada siang hari, kuyang ini memiliki wujud dan perilaku seperti manusia biasa.
Sosoknya seperti manusia ketika siang hari dan berbaur dengan masyarakat, namun ketika malam hari ia menjelma menjadi hantu yang menyeramkan.***

