PEPO.id - Indonesia memiliki kekayaan rempah dan tanaman obat yang melimpah. Minuman herbal warisan nenek moyang tetap lestari dan sering dijadikan pilihan sehat untuk dinikmati saat bersantai, khususnya di musim hujan.
Bagi masyarakat Indonesia, menikmati minuman herbal tidak sekadar tradisi, tetapi juga cara alami menjaga kesehatan tubuh. Perpaduan rempah khas nusantara dalam minuman ini memberikan sensasi hangat sekaligus manfaat menyehatkan.
Saat hujan turun, berkumpul bersama keluarga sambil menyeruput minuman hangat menjadi pengalaman yang menghangatkan hati. Berbagai resep minuman herbal tradisional Indonesia sangat cocok untuk menemani suasana ini.
Baca Juga: Jenis Bahan Herbal Alami yang Bisa Perpanjang Umur dan Mengobati Penyakit
Tiga jenis minuman herbal yang masih populer hingga kini adalah bajigur dari Jawa Barat, bir pletok dari Betawi, dan STMJ yang terkenal di Jawa Timur. Selain nikmat, ketiganya mudah dibuat di rumah.
Bajigur, Warisan Hangat dari Tanah Sunda
Bajigur merupakan minuman khas Sunda yang awalnya dikonsumsi para petani untuk menghangatkan badan sebelum ke ladang. Kini, bajigur telah menjadi sajian tradisional favorit banyak orang.
Racikan minuman ini terdiri dari santan, gula merah, serta rempah-rempah seperti jahe dan kayu manis. Bajigur biasanya dinikmati bersama camilan tradisional seperti pisang goreng atau singkong.
Baca Juga: Resep Es Timun Serut, Minuman Sehat dan Menyegarkan yang Bisa Dicoba di Rumah
Resep Bajigur
Bahan yang diperlukan meliputi 1 liter santan, 150 gram gula aren, 100 gram jahe yang sudah disangrai, 2 batang serai, 5 lembar daun pandan, sepotong kayu manis, dan 1 sdm kopi bubuk instan.
Proses pembuatannya cukup mudah: rebus semua bahan hingga mendidih, tambahkan kopi bubuk di akhir, lalu saring dan sajikan hangat. Aroma wangi dari rempahnya sangat khas dan menghangatkan tubuh.
Bir Pletok, Simbol Kemewahan Betawi
Diciptakan sebagai alternatif wine oleh masyarakat Betawi pada masa kolonial, bir pletok dikenal sebagai minuman khas yang sarat makna budaya dan simbol status sosial.
Baca Juga: 4 Minuman Sehat yang Wajib Diminum saat Berbuka Puasa, Bisa Menghidrasi Tubuh
Meski namanya "bir", minuman ini tidak mengandung alkohol. Bir pletok dibuat dengan kombinasi jahe, cengkeh, pala, kapulaga, kayu manis, kayu secang, serta aneka daun yang beraroma khas.
Resep Bir Pletok
Untuk membuatnya, rebus campuran jahe, pala, merica, kapulaga, serai, serta tambahan rempah seperti daun pandan dan jeruk. Masukkan gula sesuai keinginan, lalu rebus selama sekitar 20 hingga 25 menit.
Warna merah alami dari kayu secang membuat bir pletok tidak hanya lezat, tetapi juga menarik secara visual. Kandungan antioksidan dari rempah-rempah juga baik untuk daya tahan tubuh.
STMJ, Ramuan Kuat dari Malang
STMJ adalah singkatan dari Susu, Telur, Madu, dan Jahe. Minuman ini cukup terkenal di wilayah Jawa dan mudah dijumpai di banyak warung makan. STMJ dipercaya mampu menambah stamina dan menghangatkan badan.
Minuman ini merupakan adaptasi dari susu jahe yang ditambah bahan bernutrisi seperti madu dan telur. Kombinasi ini menjadikan STMJ pilihan ideal untuk mengusir dingin dan kelelahan.
Resep STMJ
Untuk membuat STMJ, rebus susu cair bersama jahe, lalu tuang ke dalam cangkir dan tambahkan telur ayam kampung. Aduk cepat agar tidak menggumpal, kemudian masukkan madu dan sedikit merica bubuk. Sajikan saat masih hangat.
Baca Juga: Daftar Makanan Sehat Yang Bisa Menurunkan Gula Darah Tinggi Pada Penderita Diabetes
Kandungan protein dan vitamin dari bahan-bahan STMJ dipercaya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, terutama di musim pancaroba.
Minuman herbal seperti bajigur, bir pletok, dan STMJ bukan hanya sekadar pelepas dahaga. Resep-resep ini menyimpan manfaat bagi tubuh sekaligus melestarikan kearifan lokal yang kaya akan filosofi dan gizi alami.
Menghidangkan minuman herbal di rumah bukan hanya soal menikmati rasa, tapi juga menjaga kesehatan tubuh dengan cara alami yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Baca Juga: Ini Dia Makanan Sehat yang Bisa Mencegah Gejala Asam Lambung Naik

