PEPO.id - Pemerintah Kabupaten Bogor merencanakan pembangunan Lumbung Sosial di sejumlah kecamatan yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi. Fasilitas ini disiapkan untuk memastikan kebutuhan logistik masyarakat terdampak dapat tersedia dan disalurkan lebih cepat ketika terjadi keadaan darurat.

Bupati Bogor Rudy Susmanto memasukkan penguatan kesiapsiagaan bencana sebagai salah satu bagian dari program strategis pembangunan daerah pada 2027. Melalui Lumbung Sosial, pemerintah daerah akan menyediakan tempat penyimpanan berbagai perlengkapan tanggap darurat, mulai dari tenda hingga kebutuhan dasar masyarakat.

Persediaan logistik yang disiapkan juga mencakup perlengkapan bayi serta kebutuhan ibu hamil. Dengan kelengkapan tersebut, bantuan diharapkan dapat menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus saat bencana terjadi.

Rencana pembangunan fasilitas ini dibahas Rudy saat membicarakan program strategis Kabupaten Bogor 2027 di Ruang Rapat Bupati Bogor, Cibinong, Selasa (3/11). Pembahasan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan program pembangunan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Kabupaten Bogor memiliki sejumlah wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang membutuhkan kesiapan penanganan. Karena itu, ketersediaan logistik menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan sebelum keadaan darurat terjadi.

Selain menyiapkan fasilitas penyimpanan, keberadaan Lumbung Sosial di sejumlah kecamatan diharapkan mendukung respons pemerintah daerah ketika masyarakat membutuhkan bantuan mendesak. Ketersediaan perlengkapan di lokasi yang lebih dekat dengan wilayah rawan bencana dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan.

Program tersebut menjadi salah satu dari agenda pembangunan strategis yang disiapkan Pemkab Bogor untuk 2027. Secara keseluruhan, pemerintah daerah telah memilah 10 program prioritas yang direncanakan masuk mekanisme lelang dini pada Desember 2026.

Rudy menegaskan, pembangunan daerah harus disusun secara terencana dan diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk dalam hal perlindungan ketika menghadapi bencana.

"Kita ingin memastikan pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, serta pertumbuhan ekonomi berjalan secara terencana, bertahap, dan menjawab kebutuhan seluruh masyarakat," ujar Rudy.

Selain penguatan kesiapsiagaan bencana, program strategis 2027 juga mencakup pembangunan infrastruktur, pemerataan fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Bogor Barat dan Bogor Timur.

Melalui berbagai agenda tersebut, Pemkab Bogor berupaya memperluas manfaat pembangunan. Tidak hanya menyediakan infrastruktur fisik, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada perlindungan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup di berbagai wilayah.

"Kita ingin infrastruktur pendidikan dan kesehatan dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Mudah-mudahan kita bisa terus bertransformasi dan berbenah bersama-sama untuk mewujudkan Bogor ke depan yang lebih baik," pungkasnya.***